radarsitubondo.id - Rencana beroperasinya ruas baru Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) tahun depan, membawa hawa sejuk untuk kalangan pekerja, pedagang, serta pelaku usaha di kawasan timur Jawa Timur dan pusat bisnis Surabaya.
Infrastruktur jalan yang bernilai strategis itu bukan hanya mempermudah mobilitas barang dan jasa, tapi juga menyemprotkan pelecut energi anyar untuk aktivitas ekonomi regional Jawa Timur.
Pusat bisnis Surabaya yang selama ini menjadi magnet bagi pencari kerja dari berbagai pelosok Jatim, saat ini kian gampang didatangi dari wilayah Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Banyuwangi, dan wilayah Situbondo hari ini.
Banyak lokal citizen dari wilayah timur Jatim yang sebelum ini musti menempuh perjalanan darat beberapa jam ke Surabaya, sebentar lagi bakal lebih cepat mengakses kawasan industri dan perdagangan komersil Surabaya.
‘Setiap Senin pagi saya harus berangkat dari Banyuwangi jam dua dini hari, agar bisa sampai di tempat kerja di Surabaya sebelum jam sembilan. Tapi sebentar lagi, lewat jalan tol Probowangi, saya cukup berangkat setelah Subuh. Ini jauh lebih hemat energi,’ ujar Bagus Djoko, seorang karyawan BUMN asal Banyuwangi yang berdinas di Surabaya.
Tak hanya bagi para pekerja, pedagang dari wilayah timur Jatim pun ikut merasakan manfaat.
‘Biasanya saya kulakan barang sebulan sekali, tapi karena perjalanan memakan waktu lama, saya harus menginap. Kalau tol Probowangi sudah jadi, bisa pulang-pergi dalam sehari sehingga hemat ongkos dan waktu,’ tutur Sholeha, pedagang asal Kecamatan Rogojampi Banyuwangi.
Di sisi lain, pelaku usaha di Surabaya juga melihat peluang besar dengan bakal beroperasinya jalan Probowangi.
Banyak supplier di Surabaya kini mampu mengatur pengiriman lebih efisien, tanpa harus mengandalkan jalur lama yang rawan macet dan berliku.
Kecepatan pengiriman adalah kunci.
Dulu, kirim barang ke Banyuwangi butuh dua hari baru sampai, sekarang cukup satu hari sudah tiba.
Ini meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat posisi perusahaan distribusi di pasar timur Jawa dan Bali.
Keberadaan Tol Probowangi menjadi bukti nyata bahwa infrastruktur yang tepat sasaran mampu menggerakkan roda ekonomi, bukan hanya di kota besar seperti Surabaya, tapi juga hingga ke daerah-daerah yang selama ini tertinggal dari sisi aksesibilitas.
Pemerintah daerah dan para pelaku usaha di wiltim Jatim kini bersinergi untuk mengoptimalkan potensi yang terbuka berkat konektivitas yang semakin lancar.
Jalan tol ini diprediksi akan memperkuat posisi Surabaya sebagai pusat logistik dan perdagangan regional, serta mengurangi ketimpangan ekonomi antara wilayah barat dan timur Jawa Timur.
Dengan semakin banyaknya peluang kerja, distribusi barang yang cepat, dan efisiensi transportasi yang tinggi, Surabaya dan kawasan timur Jatim bersiap menyongsong era pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. (*)
Editor : Bayu Saksono