Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Hanya 4 Jam! Warga Surabaya Bisa Puas Ngadem Nikmati Sejuknya Pondok Indah Glagah Banyuwangi Lewat Jalan Tol Probowangi

Bayu Saksono • Sabtu, 28 Juni 2025 | 12:52 WIB
Warga Surabaya menunggu makan siang pada meja terbuka yang asri dan hijau di Pondok Indah Glagah Banyuwangi
Warga Surabaya menunggu makan siang pada meja terbuka yang asri dan hijau di Pondok Indah Glagah Banyuwangi

radarsitubondo.id - Keinginan warga Surabaya dan kota besar lainnya untuk menikmati suasana sejuk, adem, dan hijau di kawasan wisata alam ujung timur Pulau Jawa, rupanya bakal segera jadi kenyataan.

Andai saja penyelesaian Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) bisa tuntas seluruhnya pada tahun 2027 mendatang, perjalanan darat dari Surabaya menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi bisa cukup singkat hanya 3 jam saja.

Sehingga masyarakat Kota Pahlawan dari Surabaya dan sekitarnya bisa ngadem sepuasnya di destinasi asri tepi sungai lereng Gunung Ijen seperti di Pondok Indah Kecamatan Glagah di Banyuwangi dengan estimasi waktu tempuh sekitar 4 jam saja.

Jalan Tol Probowangi yang nanti akan diharapkan menembus hingga ke simpang susun Bulusan di dekat Pelabuhan Ketapang Banyuwangi itu akan menjadi exit ujung timur Pulau Jawa.

Baca Juga: Keuntungan Warga Probolinggo, Situbondo dan Banyuwangi Bila Jalan Tol Probowangi Selesai

Ini sangat diperlukan kalangan wisatawan maupun pelaku pariwisata lokal, khususnya dari kota-kota besar di Jatim, Jateng, Jabar, dan Jakarta.

Dari seluruh kota besar tersebut, mereka akan menuju Surabaya terlebih dahulu lalu lanjut ke Banyuwangi.

Bila belum ada jalan Tol Probowangi, waktu tempuh perjalanan darat bisa makan waktu sampai 8 jam lewat jalan nasional jalur pantai utara  Jawa / pantura.

Nah, setelah Tol Probowangi selesai nanti maka perjalanan hanya akan butuh waktu tempuh kurang dari separo yakni sekitar 3 jam sampai 3,5 jam dari Surabaya.

Ini berkat infrastruktur tol Probowangi yang sangat penting bagi distribusi manusia, barang, dan jasa di wilayah Jatim menuju Bali, Nusa Tenggara dan wilayah Indonesia timur.

Sementara itu, Pondok Indah di Glagah, Banyuwangi ini dikenal dengan lanskap perbukitan hijau, udara pegunungan yang sejuk, serta nuansa pedesaan yang tenang.

Dari tempat ini pengunjung bisa menjelajah kuliner masakan khas suku Osing yang dikenal sangat kaya rasa, semabri menikmati hijaunya pemandangan lereng gunung Ijen.

Kawasan nun jauh berada di lereng Gunung Ijen, tak lagi terdengar dari hiruk-pikuk lalu lintas kota, namun sebentar lagi tak lagi jauh dari jangkauan warga Kota Pahlawan.

Seorang yang tinggal di kawasan Kutisari Utara Surabaya, Randi HS mengatakan bahwa liburan ke Banyuwangi akan menjadi lebih sering jika jalan tol Probowangi benar-benar selesai seluruhnya hingga mencapai wilayah Bumi Blambangan

‘Saya bisa lebih sering menjenguk orang tua dan saudara sanak family di Banyuwangi,’ ujarnya.

Selain mempersingkat waktu tempuh, jalan tol Probowangi juga diprediksi akan menghidupkan geliat ekonomi kawasan tapal kuda provinsi Jawa Timur yakni Probolinggo, Situbondo hari ini, Bondowoso, Jember, serta Banyuwangi.

Hingga kini, progres pembangunan tol Probowangi telah mencapai sebagian besar seksi awal di wilayah Kabupaten Probolinggo (gate Gending, gate Kraksaan, gate Paiton) dan Kabupaten Situbondo (gate Besuki).

Rencana utama ke depan yakni menyambungkan titik dari Besuki ke Situbondo Kota, lanjut ke gate Asembagus, hingga masuk wilayah Banyuwangi di gate Bajulmati dan gate Bulusan di dekat Pelabuhan Ketapang.

Semua itu mendukung supaya ketersambungan dari Jatim dengan antar pulau dan antar daerah benar-benar optimal di masa mendatang. (*)

 

Editor : Bayu Saksono
#banyuwangi #suku osing #surabaya #jalan tol probolinggo-banyuwangi #bondowoso #situbondo hari ini #pantura #Kraksaan #gending #jember #Tol Probowangi #waktu tempuh #pelabuhan ketapang #paiton #glagah #gunung ijen #pondok indah