RADAR SITUBONDO - Krisis bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di wilayah Kabupaten Jember dan sekitarnya.
BBM mengalami krisis atau kelangkaan selama beberapa hari terakhir.
Bahkan, antrian panjang kendaraan hingga ratusan meter dan berjam-jam terjadi di sejumlah SPBU.
Menurut keterangan dari Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi, Gumitir menjadi imbas terganggunya supali BBM.
Biasanya hanya dibutuhkan waktu 4 jam dalam pengirimannya dari Banyuwangi.
Baca Juga: Banyak Warga Situbondo Manfaatkan Pembangunan Jalan Tol Probowangi untuk Berfoto, Berikut Spot Favoritnya
Tetapi, karena truk Pertamina sampai lewat Arak-arak dekat lintasan jalan tol Probowangi di Situbondo bisa tembus hingga belasan jam.
Dari laporan ANTARA, adanya kepadatan kendaraan di jalan bisa membuat Round Time Hours (RTH) hingga menjadi 11 jam lamanya.
Alasan truk Pertamina tak bisa lewat Bondowoso karena ada perbaikan jembatan Besuki.
Sehingga truk harus lewat kawasan Arak-arak yang tak jauh dari gerbang jalan tol Probowangi.
Baca Juga: BPN Situbondo Bersama Kemenag Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, Sertifikat 1.360 Tanah Wakaf Ditargetkan Tuntas Tahun Ini
Kendati demikian, Pertamina menyebut stok BBM aman dan tidak ada kelangkaan.
Hanya saja, terkait pengirimannya saja yang sedikit tersendat ke wilayah Jember dan sekitarnya.(*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Bayu Saksono