RADARSITUBONDO.ID – Wajah Ibu Busana, warga Dusun Krajan, Desa Jatibanteng tampak sumringah, Selasa (7/10) siang.
Ada rasa gembira sekaligus haru menyelimuti hati. Dia tak pernah menyangka akan menerima bantuan rumah layak huni dan bantuan modal usaha dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo.
Bagi Ibu Busana, bantuan tersebut tentu sangat berharga. Hatinya tak henti-hentinya bersyukur. Secara ekonomi, keadaan nenek dari Nurahman, siswa kelas X MAN 1 Situbondo ini memang kurang beruntung.
Sangat tidak mungkin baginya membangun sendiri rumahnya. Apalagi, harus menambah modal usaha dalam jumlah jutaan Rupiah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Dr. H. Muhammad Mudhofar, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Kementerian Agama terhadap masyarakat Situbondo.
“Melalui program kerjasama dengan BAZNAS ini, Kementerian Agama hadir membawa dampak, manfaat, dan solusi bukan hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Disebutkan, lembaga yang dipimpinnya terus meneguhkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat dengan semangat ‘Kemenag Berdampak’.
Yakni menghadirkan manfaat langsung, menumbuhkan kepedulian dan kesejahteraan bagi masyarakat Situbondo.
“Kali ini kita turun dengan program bertajuk “Kemenag Bersemi” (Bedah Rumah Sejahtera Ekonomi). Jadi program ini digagas sebagai bentuk nyata implementasi dari semangat ‘Kemenag Berdampak,” paparnya.
Program ‘Kemenag Bersemi’ perdana dilaksanakan di Dusun Krajan, Desa Jatibanteng.
Program ini terlaksana dari hasil pengumpulan zakat profesi ASN Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, yang dikelola bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Situbondo.
“Kegiatan kita ini yang perdana, semoga terus istiqomah, berlanjut. Setahun mungkin bisa dua atau tiga rumah yang akan dibedah. Selain bedah rumah dan pemberian modal usaha, juga ada pembuatan MCK dan penggalian air sumur bersih,” tegas Mudhofar.
Selain kegiatan bedah rumah dan pemberian modal usaha, acara juga dirangkai dengan pemberian bingkisan kepada 50 santri Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Ini sebagai bagian dari semarak peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang ikut hadir dalam acara, menyatakan mendukung langsung program ‘Kemenag Bersemi’.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Kemenag Situbondo. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Kementerian Agama serta BAZNAS dalam upaya menuntaskan berbagai persoalan sosial di Situbondo, seperti rumah tidak layak huni dan rumah tanpa jamban,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Situbondo, para pejabat struktural Kemenag Situbondo, Kepala KUA, Danramil, Camat Jatibanteng, serta perangkat Desa Jatibanteng. (rif/pri)
Editor : Edy Supriyono