RADARSITUBONDO.ID - Indonesia bakal punya sembilan jalur jalan tol baru yang akan memanjang sepanjang 308,70 kilometer dan direncanakan mulai berfungsi pada tahun 2026.
Roy Rizali Anwar, yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Marga di Kementerian Pekerjaan Umum, mengumumkan rencana ini dalam pertemuan dengan Komisi V DPR RI pada 11 September 2025.
Baca Juga: Kelebihan Berat Badan yang Membahayakan, Tanda-Tanda Obesitas yang Tak Boleh Diabaikan
Dari sembilan jalur yang ada, tujuh di antaranya terletak di Pulau Jawa dengan total panjang 183,21 kilometer. Jalur-jalur ini meliputi Serang-Panimbang yang sepanjang 41,63 km, terdiri dari seksi Rangkasbitung-Cileles dan Cileles-Panimbang, lalu Yogyakarta-Bawen sepanjang 15,10 km, Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo yang panjangnya 14,73 km, serta jalan akses menuju Bandara Kediri yang sepanjang 6,82 kilometer.
Baca Juga: Apakah Diwali 21 Oktober 2025 Termasuk Tanggal Merah? Cek Ketentuannya di Sini
Proyek lainnya adalah Tol Jakarta-Cikampek II Selatan yang memiliki panjang 54,75 km, seksi 3 dari Ciawi-Sukabumi yang panjangnya 13,70 km, dan Probolinggo-Banyuwangi yang menjangkau 38,48 km.
Di Sumatera, ada dua jalur yang siap digunakan, yaitu Betung-Tempino-Jambi seksi 2 sepanjang 54,30 km.
Baca Juga: Jangan Anggap Remeh! Ini Sinyal Tubuh yang Mengindikasikan Obesitas
Total panjang jalan tol yang sudah beroperasi di Indonesia mencapai 16.205 kilometer yang tersebar di berbagai pulau, seperti Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.
Penambahan jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan koneksi antar wilayah dan membantu pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Editor : Ali Sodiqin