Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sejarah Penetapan Hari Santri dan Makna Tema 'Mengawal Indonesia Merdeka'

Bayu Shaputra • Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:55 WIB
Tema Hari Santri 2025.
Tema Hari Santri 2025.

RADARSITUBONDO.ID - Hari Santri Nasional 2025 dirayakan pada Rabu, 22 Oktober 2025, yang jatuh pada tanggal 30 Rabiul Akhir 1447 Hijriah.

Tahun ini merupakan momen spesial karena menandai sepuluh tahun sejak ditetapkannya hari ini lewat Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Oktober 2015.

 Baca Juga: Siswa SMAN 1 Situbondo Sabet Medali Perak OSN 2025, Harumkan Nama Kabupaten di Kancah Nasional!

Penentuan tanggal 22 Oktober didasari oleh peristiwa penting yang disebut Resolusi Jihad yang dibuat oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945 di Surabaya.

Dalam fatwa tersebut, dia menyerukan kepada umat Islam untuk berjuang membela kemerdekaan dari ancaman Belanda dan Sekutu, yang akhirnya memicu Pertempuran 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

 Baca Juga: Dampak Orang Tua yang Selalu Membela Anak Walaupun Salah, Ketika Kasih Sayang Salah Arah

Tema dan Makna Tahun 2025

Peringatan tahun ini mengangkat tema "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia". Tema ini menunjukkan bahwa santri tidak hanya berkontribusi dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, tapi juga berfungsi sebagai penjaga nilai-nilai baik bangsa di tengah perubahan zaman dan pengaruh globalisasi.

Kementerian Agama telah merancang delapan agenda penting yang disebut Astahasa untuk merayakan Hari Santri 2025. Acara dimulai atau Ithlaq pada 22 September 2025 di Pesantren Tebuireng Jombang, dengan kegiatan halaqah di Ma'had Aly, pemeriksaan kesehatan gratis, dan peluncuran logo.

 Baca Juga: Mendidik dengan Hati, Bukan Emosi, Kapan Orang Tua Harus Berhenti Membela Anak?

Serangkaian acara berlanjut dengan Musabaqah Qiraatul Kutub Internasional 2025 yang berlangsung dari 1-7 Oktober di Pesantren As'adiyah di Sulawesi Selatan, sebuah kompetisi membaca kitab kuning yang diikuti 10 negara.

Gerakan Ekoteologi "Satu Santri Satu Pohon" juga diadakan sebagai tanggapan terhadap krisis iklim, menjadikan pesantren sebagai pusat kepemimpinan hijau.

 Baca Juga: Golkar Situbondo Rayakan HUT ke-61, Ziarah Makam Pahlawan, Bazar Murah & Rumah Aspirasi Diluncurkan!

Puncak perayaan adalah Pesantren Award 2025 pada 20 Oktober di Kementerian Agama Jakarta dengan lima kategori penghargaan, dilanjutkan dengan doa bersama dari seluruh santri untuk negara yang dilakukan secara bersamaan dari 34 provinsi pada 21 Oktober.Malam Puncak Santriversary diadakan pada 25 Oktober 2025 di Taman Mini Indonesia Indah dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto.

Editor : Ali Sodiqin
#Hari Santri Nasional 2025