RADARSITUBONDO.ID - Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementrian Agama RI, Basnang Sa'id mengunjungi Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Syekh Abdul Qodir Jaelani di Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Kamis sore (30/10). Kunjungan tersebut sebagai bentuk belasungkawa atas musibah yang menimpa Ponpes.
Kunjungan tersebut juga diikuti Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar; Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jatim, Imam Turmidzi, serta Kepala Kankemenag Kabupaten Situbondo, Muhammad Mudhofar, beserta jajarannya.
Basnang Said menyampaikan rasa belasungkawa atas insiden yang menimpa pesantren. Semoga ujian tersebut tidak memudarkan perjuangan pengasuh pesantren dalam mengajarkan ilmu agama.
"Pak Menteri yang belum bisa hadir menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga para korban diberikan kesembuhan, dan yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah," ujar Basnang Said.
Kata dia, Kementerian Agama berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu proses pemulihan pondok pesantren, baik dari aspek fisik maupun psikososial. Dan memohon agar warga turut mendoakan agar pendidikan pesantren bisa normal kembali.
" Kementrian Agama sudah memberikan bantuan Rp 200 juta, diserahkan langsung pada pengasuh pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani Ra," tegas Basnang Said.
Selain meninjau pondok pesantren, rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi keluarga korban meninggal dunia, yaitu alm. Putri Hemilia Oktaviantika, di Desa Rawan, Kecamatan Besuki.
"Kami juga mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya santri, sekaligus memberikan bantuan pada orang tua santri yang meninggal," pungkas Basnang Said. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono