Indonesia Resmi Jadi Operator ke-10 A400M, Apa Dampaknya?

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Selasa, 4 November 2025 | 17:05 WIB
Pesawat Angkut Berat A400M tiba di Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Jaktim, pada Senin (3/11). Pesawat tersebut langsung diserahkan kepada TNI AU.
Pesawat Angkut Berat A400M tiba di Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Jaktim, pada Senin (3/11). Pesawat tersebut langsung diserahkan kepada TNI AU.

RADARSITUBONDO.ID - Indonesia membuat sejarah baru dalam penerbangan militer. Pada 3 November 2025, TNI Angkatan Udara secara resmi mendapatkan pesawat angkut berat Airbus A400M pertama di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara kesepuluh di dunia yang memiliki pesawat canggih ini.

 Baca Juga: Jangan Terburu-buru! Ini Syarat Pemutihan BPJS yang Harus Dipahami

Status istimewa ini menempatkan Indonesia di antara sembilan negara lain yang sudah memiliki pesawat yang sama, yaitu Jerman, Prancis, Spanyol, Inggris, Turki, Belgia, Luksemburg, Malaysia, dan Kazakhstan.

Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia adalah negara kedua setelah Malaysia yang menggunakan pesawat ini yang bisa mengangkut hingga 37 ton.

 Baca Juga: Cara Cek Status Tunggakan BPJS Kesehatan Anda dan Peluang Pemutihan

Karl-Heinz Grossman, yang merupakan Kepala Divisi Internasional Airbus Defence and Space, mengatakan bahwa kemampuan pesawat A400M sangat cocok dengan kondisi geografis Indonesia yang beragam.

Pesawat ini bisa terbang sejauh 2.400 mil laut sambil mengangkut beban seberat 30 ton, sehingga dapat menjangkau semua pulau dari Jakarta.

 Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17, Brasil Jadi Lawan Terberat!

Kelebihan dari A400M adalah fleksibilitas operasionalnya. Pesawat ini bisa mendarat di landasan pacu yang pendek atau bahkan yang tidak beraspal, serta dapat membawa 116 personel lengkap dengan peralatan tempur.

Pesawat ini juga bisa mengangkut kendaraan berat seperti peluncur rudal Patriot dan truk taktis HEMTT. Dengan adanya pod pengisian bahan bakar di sayap, A400M dapat berfungsi sebagai tanker udara, meningkatkan jangkauan operasional TNI AU.

 Baca Juga: Keringat Sendiri, Bukan Undangan! Timnas U17 Indonesia Ukir Sejarah Lolos Piala Dunia 2025

Menariknya, Indonesia juga akan memasang sistem pemadam kebakaran yang bisa diangkat dan diturunkan. Sistem ini memungkinkan A400M berfungsi sebagai pesawat pemadam kebakaran yang bisa menjatuhkan 20.000 liter air atau bahan pemadam lainnya dalam satu kali terbang, sehingga bisa membantu mengatasi kebakaran hutan di tempat yang sulit dijangkau.

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana untuk menambah empat unit pesawat lagi, melengkapi perjanjian yang ditandatangani pada tahun 2021.

Pesawat A400M kedua direncanakan tiba pada tahun 2026, yang akan memperkuat kemampuan transportasi strategis dan bantuan kemanusiaan Indonesia di tingkat regional.

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : berbagai sumber
Airbus A400M TNI Angkatan Udara