RADARSITUBONDO.ID - Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat di awal November 2025.
Hujan yang sangat deras di daerah itu membuat banyak rumah warga terendam air dan banyak sekolah tertutup lumpur, sehingga aktivitas sehari-hari warga terganggu.
Baca Juga: Terjemahan Makin Cerdas! Google Translate Integrasikan Gemini AI dengan Dua Mode Pilihan
Kecamatan Madapangga adalah daerah yang paling parah terkena dampak banjir kali ini. Di Desa Ncandi, banjir yang sangat tinggi menggenangi empat rumah yang dihuni oleh 13 orang serta kantor desa.
Keadaan yang sama juga terjadi di desa-desa lain, memaksa warga untuk menyelamatkan barang-barang penting, hewan peliharaan, dan menolong orang-orang yang rentan seperti anak-anak dan orang tua.
Baca Juga: Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York, Setelah Kalahkan Andrew Cuomo
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda, menjelaskan bahwa penyebab utama banjir adalah saluran pembuangan yang tidak mampu menampung air dari pegunungan, yang semakin buruk karena banyak sampah yang menyumbat saluran tersebut. Dengan adanya masalah ini, air hujan tidak bisa mengalir dengan baik dan meluap ke area pemukiman.
Kabar baik tidak ada korban jiwa dalam banjir ini. Setelah air mulai surut, warga bersama aparat setempat segera membersihkan lumpur yang masih ada di rumah, sekolah, dan kantor.
Tim BPBD bersama pemerintah kecamatan, TNI/Polri, dan perangkat desa juga sudah turun untuk mendata kerusakan, melakukan analisis cepat, dan menangani situasi darurat di lokasi yang terdampak.
Baca Juga: Filipina Berduka, Topan Kalmaegi Tewaskan Puluhan Orang, Helikopter Penyelamat Jatuh
Saat ini, kebutuhan yang paling urgent adalah air bersih untuk membersihkan lumpur yang menempel di rumah dan fasilitas umum.
BPBD Kabupaten Bima terus mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem lain, termasuk banjir besar, angin puting beliung, dan tanah longsor yang bisa terjadi kapan saja selama musim hujan ini.
Editor : Ali Sodiqin