Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

BMKG Umumkan La Nina Lemah Melanda Indonesia Hingga Awal 2026

Bayu Shaputra • Jumat, 7 November 2025 | 00:00 WIB
Fenomena La Nina.
Fenomena La Nina.

RADARSITUBONDO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengkonfirmasi bahwa fenomena La Nina ada di Indonesia dan diprediksi akan terjadi dari November 2025 sampai Februari 2026. 

 Baca Juga: Terjemahan Makin Cerdas! Google Translate Integrasikan Gemini AI dengan Dua Mode Pilihan

Menurut pemantauan BMKG, suhu laut di bagian tengah dan timur Pasifik mulai mendingin sejak bulan September, dengan perbedaan suhu minus 0,54 derajat, lalu naik menjadi minus 0,61 derajat di bulan Oktober.

Hal ini lebih tinggi dari batas yang ditetapkan untuk La Nina lemah, yaitu minus 0,5 derajat. Angin yang bertiup dari arah timur di atmosfer juga menunjukkan bahwa fenomena iklim global ini sedang terjadi.

 Baca Juga: Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York, Setelah Kalahkan Andrew Cuomo

Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa efek La Nina baru akan terasa mulai Desember 2025 hingga Januari 2026.

Daerah yang mungkin akan terpengaruh adalah Papua, Maluku, Jawa, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara. Namun, walaupun La Nina ini lemah, tidak akan menyebabkan hujan yang sangat banyak, karena suhu laut di Indonesia masih hangat.

 Baca Juga: Filipina Berduka, Topan Kalmaegi Tewaskan Puluhan Orang, Helikopter Penyelamat Jatuh

Fenomena La Nina dapat menyebabkan peningkatan hujan antara 20 sampai 40 persen, yang bisa memicu bencana seperti banjir dan tanah longsor.

BMKG meminta semua orang untuk lebih waspada, terutama ketika memasuki puncak musim hujan yang akan dimulai pada bulan November 2025 di bagian barat Indonesia.

Editor : Ali Sodiqin
#Fenomena La Nina