RADARSITUBONDO.ID - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Arif Satria, yang merupakan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Upacara ini diadakan di Istana Negara, Jakarta, pada hari Senin, tanggal 10 November 2025. Pelantikan ini menandakan dimulainya masa baru untuk kepemimpinan BRIN setelah sebelumnya dipimpin oleh Laksana Tri Handoko sejak 28 April 2021.
Baca Juga: Merawat Baju Parasut Ternyata Mudah, Asal Tahu Caranya!
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan keputusan presiden yang menyatakan tentang pemberhentian dan pengangkatan kepala serta wakil kepala badan itu.
Dalam acara yang sama, Presiden Prabowo juga melantik Amarulla Oktavian, yang sudah pensiun sebagai Laksamana Madya TNI, untuk menjadi Wakil Kepala BRIN. Sebelumnya, Amarulla sudah memegang posisi itu sejak 3 Agustus 2023.
Baca Juga: Syarat Redenominasi Rupiah, Apa Saja yang Harus Dipenuhi?
Acara pelantikan ini berlangsung dengan penuh rasa hormat dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo yang memandu pengucapan sumpah jabatan.
Arif Satria dan Amarulla Oktavian mengucapkan ikrar dengan jelas: "Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan akan menjalankan semua peraturan hukum dengan sebaik-baiknya demi pengabdian saya kepada bangsa dan negara. " Mereka juga berjanji untuk menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan serius.
Baca Juga: Bukan Sekadar Anti-Valentine, Ini Makna Hari Jomblo 11 November
Arif Satria, yang lahir di Pekalongan pada 17 September 1971, memiliki latar belakang akademis yang sangat baik. Ia mendapatkan gelar sarjana di Departemen Sosial Ekonomi Pertanian IPB pada tahun 1995, lalu melanjutkan studi magister di Sosiologi Pedesaan di tempat yang sama.
Ia meraih gelar doktor dari Universitas Kagoshima di Jepang dengan fokus pada kebijakan kelautan pada tahun 2006.
Baca Juga: Drama Penalti Warnai Kemenangan Indonesia U17 atas Honduras di Piala Dunia U17 2025
Setelah dilantik, Arif menyatakan siap untuk meninggalkan jabatannya sebagai Rektor IPB karena aturan kampus mengharuskan pengunduran diri saat menjabat di pemerintahan.
Selama menjadi Rektor IPB dari tahun 2017 hingga 2022 dan terpilih lagi untuk periode 2023 hingga 2028, Arif berhasil membawa IPB menjadi salah satu institusi pendidikan terbaik di dunia dalam bidang pertanian dan biosains tropis. Ia juga menjabat sebagai Ketua ICMI untuk periode 2021 hingga 2026.
Acara ditutup dengan penandatanganan dokumen resmi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan ucapan selamat dari Presiden serta para menteri di Kabinet Merah Putih yang hadir.
Editor : Ali Sodiqin