Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

MUI Jatim Tegas: Aksi Gus Elham Cium Anak Haram dan Lampaui Batas Kewajaran

Bayu Shaputra • Kamis, 13 November 2025 | 20:15 WIB
Gus Elham Yahya.
Gus Elham Yahya.

RADARSITUBONDO.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur memberikan tanggapan yang jelas terhadap video yang menyebar mengenai pendakwah muda Elham Yahya Luqman atau Gus Elham yang terlihat mencium anak perempuan. Organisasi ini menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak diperbolehkan dan melampaui batas yang wajar.

Sekretaris MUI Jatim, KH Hasan Ubaidillah, menjelaskan bahwa meskipun Islam mengajarkan cinta kepada anak-anak, ada batasan yang perlu dijaga. Rasulullah SAW menjadi contoh dengan hanya mencium cucu-cucunya di pipi atau dahi, berbeda dengan cara Gus Elham yang dilakukan.

 Baca Juga: Kini Namanya Diubah, Pembangunan Jalan Tol Probowangi Sudah Sampai Mana?

"Jika melihat tindakan tersebut, mencium bibirnya, dalam istilah Jawa disebut 'mengkokop pipinya', itu sudah melewati batas norma yang umum dan wajar," jelas Hasan dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (12/11/2025).

Hasan menyesalkan bahwa tindakan itu dilakukan di tempat umum, terutama dalam konteks forum keagamaan yang seharusnya memberikan contoh yang baik. Dari segi etika publik dan syariat Islam, tindakan tersebut dianggap tidak dapat diterima karena melanggar tata cara interaksi dan perilaku terhadap perempuan yang bukan mahram.

 Baca Juga: Timur Kapadze Berpisah dengan Uzbekistan, Suporter Timnas Indonesia Sambut: Welcome

Meskipun mengecam tindakan tersebut, MUI Jatim tidak berencana mengeluarkan teguran resmi kepada Gus Elham. Hal ini dikarenakan pendakwah yang berasal dari Kediri itu telah meminta maaf secara terbuka dan mengakui kesalahannya.

"Permintaan maaf itu dianggap sebagai langkah pengakuan bahwa ia telah berbuat salah. MUI memandang hal ini sebagai tanggung jawab moral," ungkap Hasan.

MUI Jatim berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi para pendakwah untuk lebih berhati-hati dan menjaga kehormatan dalam menyampaikan dakwah sesuai dengan syariat Islam.

Editor : Ali Sodiqin
#Gus Elham Yahya #MUI Jawa Timur