Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Setelah Viral, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Maaf Soal Pernyataan "Tak Butuh Ahli Gizi"

Bayu Shaputra • Selasa, 18 November 2025 | 18:45 WIB
Pernyataan Cucun bahwa lulusan SMA bisa ganti ahli gizi dalam Program MBG memicu kontroversi warganet.
Pernyataan Cucun bahwa lulusan SMA bisa ganti ahli gizi dalam Program MBG memicu kontroversi warganet.

RADARSITUBONDO.ID - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan penjelasan dan permintaan maaf atas pernyataannya yang menjadi terkenal di media sosial.

Dalam video yang menyebar luas mulai Minggu (16/11), politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak perlu melibatkan ahli gizi profesional.

Pernyataan yang membuat banyak orang tidak setuju itu diucapkan saat Forum Konsolidasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung. Cucun tiba-tiba menyela seorang peserta yang mengusulkan agar Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi).

 Baca Juga: DBHCHT Digelontorkan, Ekonomi Warga Situbondo Dipacu Ngebut Lewat Industri Rokok dan UMKM

Dalam video itu, Cucun menyebut peserta tersebut arrogant dan mengatakan, "Saya enggak suka anak muda arogan kayak gini. Mentang-mentang kalian sekarang dibutuhkan negara, kalian bicara undang-undang. Pembuat kebijakan itu saya".

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa lulusan SMA bisa dilatih selama tiga bulan dan mendapat sertifikasi dari BNSP untuk menggantikan posisi ahli gizi. Pernyataan ini menimbulkan banyak kritik dari para ahli kesehatan dan masyarakat yang berpendapat bahwa masalah gizi tidak bisa dipermudah.

 Baca Juga: Duel Hidup-Mati! Jerman vs Slowakia Berebut Tiket Otomatis ke Piala Dunia 2026

Pada Senin (17/11), Cucun minta maaf secara resmi di Gedung DPR dan media sosial pribadinya. Ia juga mengadakan pertemuan antara BGN dan Persagi untuk membahas cara kerja sama meningkatkan program MBG. Cucun menjelaskan bahwa ucapannya adalah sebagai respon terhadap saran di forum tentang kurangnya tenaga ahli gizi di SPPG.

Masalah ini menunjukkan betapa pentingnya profesionalisme dalam menjalankan program gizi nasional yang bertujuan untuk kesehatan generasi muda.

Editor : Ali Sodiqin
#Cucun Ahmad Syamsurijal #Tak butuh ahli gizi