Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Haru dan Bangga! Omara Esteghlal Raih Piala Citra Perdana di FFI 2025

Bayu Shaputra • Sabtu, 22 November 2025 | 00:22 WIB
Omara Esteghlal berhasil raih Piala Citra 2025 kategori Aktor Utama Terbaik.
Omara Esteghlal berhasil raih Piala Citra 2025 kategori Aktor Utama Terbaik.

RADARSITUBONDO.ID - Malam yang tak terlupakan bagi aktor muda berbakat Omara Esteghlal terukir di Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Aktor yang lahir pada tahun 1999 ini berhasil mendapatkan Piala Citra pertamanya sebagai Aktor Utama Pria Terbaik melalui penampilannya yang menakjubkan dalam film Pengepungan di Bukit Duri, yang disutradarai oleh Joko Anwar.

Acara penting yang berlangsung di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/11/2025) menjadi saksi akan pencapaian luar biasa ini.

Omara terlihat cemas saat melangkah ke panggung untuk memberikan pidato kemenangan. Dengan mata yang berkaca-kaca, ia menyatakan rasa syukur yang mendalam.

"Saya sangat bersyukur dapat berada dalam satu nominasi dengan orang-orang yang saya kagumi," kata aktor yang juga dikenal sebagai pacar Prilly Latuconsina ini.

 Baca Juga: Prediksi Persija vs Persik Kediri, Macan Kemayoran Siap Terkam Macan Putih yang Pincang

Kemenangan Omara diraih melalui persaingan yang ketat. Ia mampu mengalahkan sejumlah nama-nama terkenal seperti Boris Bokir dari film Panggil Aku Ayah, Jerome Kurnia dari Perang Kota, dan Reza Rahadian dari Gowok.

Keberhasilan ini semakin istimewa karena merupakan pengakuan pertama yang datang dari industri film Indonesia melalui penghargaan bergengsi Piala Citra.

Dalam pidatonya, Omara secara khusus mendedikasikan piala yang ia raih kepada rekan mainnya, Morgan Oey, yang memerankan perannya sebagai mentor dalam film tersebut.

Ia juga menyampaikan pesan yang mendalam mengenai karakter Jefri yang ia perankan, seorang individu yang tumbuh di tengah lingkungan yang penuh dengan kekerasan, kebencian, dan diskriminasi.

 Baca Juga: Rusia Tuduh Ukraina Lancarkan Serangan Rudal ATACMS AS ke Voronezh, Sebut Targetkan Warga Sipil

"Karakter saya, Jefri, adalah seseorang yang berasal dari latar belakang kebencian dan diskriminasi. Saya berharap kita semua menyadari betapa berbahayanya jika kita mengabaikan isu-isu penting semacam itu. Semoga negara kita bebas dari diskriminasi berdasarkan ras, suku dan agama, serta kita terus melawan segala bentuk kekerasan," papar Omara dengan menekankan pesan sosial yang kuat di atas panggung.

Film Pengepungan di Bukit Duri sendiri meraih lima penghargaan di FFI 2025, termasuk kategori teknis seperti Penata Efek Visual Terbaik, Penata Rias Terbaik, dan Pengarah Sinematografi Terbaik. Keberhasilan ini menunjukkan kualitas produksi film yang luar biasa secara keseluruhan.

Editor : Ali Sodiqin
#Omara Esteghlal raih Piala Citra