Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Arahan Tegas Prabowo Pasca Kunjungi Korban Banjir, Gencarkan Bantuan dan Perbaikan Infrastruktur

Bayu Shaputra • Selasa, 2 Desember 2025 | 19:30 WIB
Presiden Prabowo meninjau langsung kondisi pengungsi korban banjir dan longsor di Padangpariaman, Sumatera Barat, Senin, 1 Desember 2025.
Presiden Prabowo meninjau langsung kondisi pengungsi korban banjir dan longsor di Padangpariaman, Sumatera Barat, Senin, 1 Desember 2025.

RADARSITUUBONDO.ID - Presiden Prabowo Subianto memulai perjalanan, Senin (1/12) dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII di Tapanuli Utara untuk melihat secara langsung efek dari bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera.

Dalam kunjungan kerjanya, yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala BNPB Suharyanto, dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Kepala Negara berkeliling untuk mengunjungi posko penanganan bencana di Sumatera Utara, Aceh Tenggara, dan Padang Pariaman.

Di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Prabowo menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga para korban sambil menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan rakyat yang sedang mengalami kesulitan. Presiden berjanji akan menggunakan seluruh sumber daya bangsa untuk mempercepat proses pemulihan.

Beberapa instruksi konkret yang diberikan oleh Presiden mencakup perbaikan rumah-rumah warga yang rusak, pembangunan kembali jembatan yang hancur, dan memperkuat akses bantuan melalui udara menggunakan helikopter dan pesawat bagi daerah yang sulit dijangkau melalui darat.

Pemerintah juga sedang mempersiapkan pemulihan infrastruktur dasar seperti akses jalan, sistem drainase, penyediaan energi listrik, telekomunikasi, dan pelayanan kesehatan.

Presiden menekankan bahwa pemerintah merupakan milik rakyat dan akan mengelola kekayaan negara untuk mendukung masyarakat yang terdampak.

Ia menyampaikan bahwa situasi di beberapa kabupaten di Sumatera Utara masih sulit dijangkau melalui darat, tetapi tim penanganan bencana telah berhasil mencapai lokasi-lokasi tersebut lewat udara.

 Baca Juga: Emil Audero Cemerlang, Cremonese Putus Tren Positif Bologna dengan Skor 3-1

Mengenai status bencana nasional, Prabowo menyatakan bahwa status tanggap darurat tingkat provinsi yang berlaku saat ini sudah cukup, karena situasi sudah mulai membaik dan perkiraan cuaca juga menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Namun, pemerintah tetap meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem.

Data dari BNPB per 30 November 2025 mencatat bahwa bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan 442 orang meninggal dan 402 orang masih dinyatakan hilang.

Bencana ini terjadi akibat curah hujan ekstrem dengan intensitas lebih dari 300 milimeter per hari disebabkan oleh Siklon Senyar.

Editor : Ali Sodiqin
#Arahan Prabowo usai tinjau Sumatera