RADARSITUBONDO.ID – Gelombang penyaluran bantuan sosial mulai bergerak sejak awal Desember 2025. Pemerintah menargetkan percepatan pencairan untuk mengejar sisa kuota bantuan yang belum tersalurkan pada bulan-bulan sebelumnya.
Di berbagai daerah, Keluarga Penerima Manfaat mulai memantau rekening bantuan mereka karena proses distribusi diketahui berjalan lebih cepat dibandingkan bulan lalu.
1. KKS Mandiri
Di sisi lain, perhatian masyarakat banyak tertuju pada informasi mengenai saldo ganda di KKS Mandiri. Temuan ini muncul dari laporan sejumlah keluarga yang mengaku menerima lebih dari satu jenis bantuan dalam satu waktu.
Kondisi tersebut terjadi karena adanya rapelan tahap-tahap sebelumnya yang belum tersalurkan. Situasi ini dianggap sebagai tanda bahwa penutupan tahun anggaran mulai dipercepat.
Sebelum memasuki daftar bantuan bulan ini, pemerintah menegaskan bahwa proses pencairan mengikuti data terbaru yang tersimpan dalam sistem kesejahteraan. Penerima yang masih tercatat aktif berpotensi mendapatkan hak mereka sepenuhnya.
2. PKH (Program Keluarga Harapan)
Salah satu program yang menjadi prioritas adalah PKH. Bantuan ini menyasar keluarga dengan kategori tertentu, termasuk balita, ibu hamil, lansia, serta anak sekolah.
Penyaluran PKH bulan ini diarahkan untuk menutup sisa tahap yang belum masuk, khususnya bagi keluarga yang baru menggunakan KKS hasil peralihan dari kantor pos.
Tidak sedikit penerima yang berpeluang mendapat akumulasi bantuan beberapa tahap sekaligus.
3. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)
Berikutnya adalah BPNT, program yang biasanya diberikan dalam bentuk saldo belanja untuk kebutuhan pangan.
Di Desember ini, bantuan tersebut diperkirakan cair melalui KKS seperti bulan-bulan sebelumnya. Penerima yang datanya masih berstatus aktif dalam sistem akan mendapatkan hak mereka senilai Rp600.000.
Sementara itu, fenomena saldo ganda di KKS membuat banyak penerima mengecek rekening mereka lebih sering.
Beberapa keluarga menemukan bahwa pencairan BPNT dan PKH masuk bersamaan dengan rapelan bulan sebelumnya.
Pemerintah memastikan bahwa hal itu merupakan penyelarasan data, bukan kesalahan sistem.
Masyarakat diimbau untuk mengecek KKS secara berkala karena kemungkinan ada tambahan pencairan pada pertengahan bulan.
Bagi keluarga yang belum menerima bantuan pada November, peluang mendapatkan pencairan pada Desember dinilai lebih besar. (*)
Editor : Ali Sodiqin