RADARSITUBONDO.ID – Awal Desember 2025 menjadi awal periode penyaluran bansos paling padat selama tahun ini.
Pemerintah membuka kembali seluruh jalur distribusi bantuan sejak tanggal 1 demi memastikan seluruh program selesai sebelum tutup tahun.
Banyak keluarga mulai mengecek saldo KKS dan meninjau status penerimaan pada sistem kesejahteraan untuk memastikan hak mereka tidak terlewat.
Fenomena saldo ganda di KKS Mandiri ikut menarik perhatian publik. Beberapa keluarga mendapati saldo tambahan sebagai hasil rapelan dari bantuan tahap sebelumnya.
Situasi ini menandakan percepatan penyaluran menjelang akhir tahun. Pemerintah menyebut seluruh proses berjalan sesuai data dan tidak terjadi kesalahan teknis.
Sembilan bansos yang disalurkan Desember ini meliputi PKH, BPNT, paket beras plus minyak goreng, permakanan, PIP, makan bergizi, BLT Dana Desa, penebalan bantuan, serta BLT KSRA.
Masing-masing bantuan memiliki target penerima yang berbeda. PKH tetap menjadi bantuan terbesar karena menyasar beberapa kategori sekaligus.
Selanjutnya BPNT berupa saldo pangan senilai Rp600.000 disertai tambahan beras dan minyak goreng bagi penerima tertentu. Program pendidikan juga berlanjut melalui PIP, yang menjadi pencairan terakhir di tahun ini.
Sementara itu, bantuan permakanan menyasar lansia tunggal dan penyandang disabilitas dengan pengantaran makanan setiap hari.
Program makan bergizi melengkapi daftar bantuan untuk keluarga dengan anak sekolah dan kelompok rentan lainnya.
Pada saat yang sama, BLT Dana Desa tetap diberikan kepada warga miskin yang tidak menerima bantuan lain. Program penebalan sebesar Rp400.000 juga masuk bagi KKS baru dari peralihan PT POS.
Di bagian akhir, BLT KSRA senilai Rp900.000 memberikan dukungan terbesar bagi penerima desil 1–4.
Dengan banyaknya jenis bantuan, masyarakat diimbau memantau data diri secara berkala. Pencairan akan terus berlangsung hingga akhir bulan. (*)
Editor : Ali Sodiqin