Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

‘Mami’ Sabu Rp5 Triliun Akhirnya Terjaring, Dewi Astutik Ditangkap BNN di Kamboja

Bayu Shaputra • Rabu, 3 Desember 2025 | 19:00 WIB
Dewi Astutik ditangkap BNN di Kamboja (1/12).
Dewi Astutik ditangkap BNN di Kamboja (1/12).

RADARSITUBONDO.ID - Badan Narkotika Nasional berhasil menangkap buron internasional yang dikenal sebagai Dewi Astutik alias PA atau Mami di Kamboja pada Senin (1/12/2025).

Wanita berusia 43 tahun asal Ponorogo, Jawa Timur ini menjadi tokoh utama dalam kasus penyelundupan dua ton sabu yang bernilai sangat tinggi, mencapai Rp5 triliun.

Penangkapan ini dilakukan melalui operasi bersama yang melibatkan BNN, Badan Intelijen Strategis TNI, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, serta Interpol.

Tim yang dipimpin oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan, langsung bergerak cepat setelah Dewi terdeteksi berada dalam mobil Toyota Prius berwarna putih di lobi hotel Sihanoukville sekitar pukul 13:39 waktu setempat.

 Baca Juga: Kompetisi Liga 4 Jatim Akan Bergulir Bulan Ini, 69 Tim Berebut Tiket Putaran Nasional

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa operasi itu berlangsung tanpa adanya perlawanan. Dewi yang saat itu ditemani seorang pria langsung ditangkap dan dibawa ke Phnom Penh untuk pengecekan identitas. Pada Selasa sore (2/12), tersangka dikembalikan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Dewi Astutik diketahui memiliki peran penting sebagai perekrut dalam jaringan perdagangan narkotika di Asia-Afrika.

Wanita yang pernah bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita di Taiwan ini juga masuk dalam daftar buronan di Korea Selatan.

Komjen Suyudi menyebutkan bahwa Dewi bersama gembong narkoba Fredy Pratama berperan besar di kawasan Golden Triangle, sebuah wilayah yang rawan terhadap peredaran narkoba internasional yang meliputi Myanmar, Laos, dan Thailand.

 Baca Juga: Bareskrim Investigasi Ribuan Gelondongan Kayu yang Terseret Banjir Bandang Sumatera

Jejak Dewi mulai terungkap setelah BNN menangkap empat warga negara Indonesia yang berada di atas kapal yang membawa narkotika di perairan Asia Tenggara pada Mei 2025. Dari penangkapan ini, BNN berhasil menyelamatkan delapan juta jiwa dari pengaruh narkoba.

Dewi akan menjalani pemeriksaan mendalam untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, serta jaringan sindikat yang terlibat.

Penangkapan ini menjadi bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam memerangi kejahatan narkotika lintas negara, sesuai dengan poin ketujuh Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan perlunya pemberantasan narkoba sebagai bagian dari reformasi hukum dan ketahanan bangsa.

Editor : Ali Sodiqin
#Dewi Astutik