RADARSITUBONDO.ID - Mengisi informasi di portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) merupakan tahap penting yang akan menentukan langkah berikutnya dalam proses menjadi ASN. Kesalahan sekecil apapun saat mengisi data bisa menyebabkan berkas Anda tidak lolos pada tahap administrasi.
Sebelum membuka portal, pastikan semua dokumen sudah ada dalam format digital. Dokumen yang diperlukan mencakup Kartu Keluarga, KTP atau Surat Keterangan dari Dukcapil, ijazah, transkrip nilai, foto, dan swafoto.
Beberapa posisi juga mungkin memerlukan dokumen tambahan seperti STR untuk tenaga kesehatan, sertifikat bahasa, atau portofolio untuk posisi yang bersifat kreatif.
Baca Juga: Ini Alasan RI Belum Butuh Bantuan Asing untuk Banjir Sumatera
Masuklah ke portal resmi SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id dan pilih "Buat Akun". Masukkan data sesuai dengan KTP dengan hati-hati, termasuk NIK, Nomor KK, nama lengkap, serta tempat dan tanggal lahir.
Pastikan untuk menggunakan email dan nomor ponsel aktif karena semua pengumuman akan dikirim melalui kontak tersebut.
Isi data tambahan sesuai yang tercantum pada ijazah tanpa mencantumkan gelar, kemudian unggah scan KTP dan swafoto langsung dari kamera perangkat Anda.
Buat kata sandi minimal 8 karakter dengan kombinasi huruf kapital, huruf kecil, angka, dan simbol. Setelah memeriksa semua data kembali, klik "Akhiri Pendaftaran" dan cetak Kartu Informasi Akun sebagai bukti.
Baca Juga: Trump Hentikan Imigrasi dari 19 Negara, Myanmar dan Laos Termasuk dalam Daftar
Kesesuaian antara kualifikasi pendidikan dan formasi yang dipilih merupakan persyaratan utama. Pastikan jurusan dan jenjang pendidikan cocok, serta unggah sertifikat akreditasi kampus sesuai tahun kelulusan.
Gunakan dokumen asli dan pastikan scan berkualitas tinggi dalam format PDF atau JPG. Hindari penggunaan foto yang buram, miring, atau terpotong, dan pastikan ukuran file memenuhi ketentuan yang ada.
Swafoto harus diambil tanpa menggunakan filter, dengan wajah terlihat jelas dan latar belakang sesuai dengan rekomendasi sistem.
Melakukan validasi berkali-kali sebelum finalisasi sangat penting karena data yang sudah disimpan tidak bisa diubah lagi. Simpan semua bukti pendaftaran dalam bentuk softcopy dan hardcopy di tempat yang aman. Ingatlah bahwa sistem SSCASN terhubung langsung dengan BKN dan Dukcapil, tidak ada pihak lain yang dapat menyetujui administrasi selain melalui sistem resmi dan panitia yang ditunjuk.
Editor : Ali Sodiqin