Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Soal Bencana Sumatera, Anggota DPR Nilai Raja Juli Tak Kompeten dan Harus Mundur

Bayu Shaputra • Jumat, 5 Desember 2025 | 16:50 WIB
Menteri Kehutanan, Raja Juli.
Menteri Kehutanan, Raja Juli.

RADARSITUBONDO.ID - Suasana rapat kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjadi sangat tegang pada Kamis (4/12/2025) di Kompleks Parlemen Senayan.

Anggota Komisi IV, Usman Husin, dengan tegas meminta Raja Juli untuk mundur jika tidak mampu menyelesaikan masalah kehutanan di Indonesia.

"Sehingga mohon izin teman-teman Komisi IV, saya keras karena saya paling hatinya kasih sehingga saya saran Pak Menteri, kalau Pak Menteri nggak mampu, mundur aja. Pak Menteri nggak paham tentang kehutanan,” kata Usman.

Usman memberikan kritik pedas mengenai tanggapan Kementerian Kehutanan terhadap bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di tiga provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejak akhir November hingga saat ini.

Legislator dari PKB ini menganggap penjelasan menteri terlalu meluas dan tidak mengarah pada pokok permasalahan di ketiga daerah yang terdampak.

 Baca Juga: Tidak Ada Penahanan, Kapolri Lepaskan Warga yang Menjarah Minimarket Saat Bencana Sumatera

Usman juga mempertanyakan langkah Kemenhut yang memberi izin pelepasan kawasan hutan di Tapanuli Selatan pada Oktober 2025, meskipun kondisi hutan di Sumatera sedang sangat parah.

Ia berpendapat bahwa semua izin pelepasan kawasan hutan di Pulau Sumatera seharusnya dihentikan karena dampak bencana yang terus memburuk.

Pada kesempatan yang sama, anggota Komisi IV lainnya, Rahmat Saleh, memberikan contoh dari Filipina di mana dua menteri mengundurkan diri akibat gagal menangani banjir.

Ia mengatakan sikap bijaksana para menteri tersebut perlu diteladani oleh pejabat di Indonesia yang mengalami kegagalan yang serupa.

 Baca Juga: Di Tengah Polemik Internal, Gus Yahya Menolak Mundur dari Kursi Ketum PBNU

Menanggapi kritik yang tajam tersebut, Raja Juli menekankan kesediannya untuk dievaluasi dan menyatakan bahwa kekuasaan ada pada Allah serta merupakan hak prerogatif presiden.

Ia membantah bahwa ia telah mengeluarkan izin penebangan baru sejak menjabat dan mengklaim hanya memberikan izin untuk jasa lingkungan atau restorasi ekosistem.

Selain itu, Raja Juli juga menyampaikan rencananya untuk mencabut 20 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan yang tidak menunjukkan kinerja baik.

Editor : Ali Sodiqin
#Raja Juli #menteri kehutanan