Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tragedi SLU 2025: Dokter Tirta Ingatkan Peserta Trail Run Pahami Elevasi Gain

Bayu Shaputra • Rabu, 10 Desember 2025 | 22:30 WIB
Tanggapan Dokter Tirta soal Siksorogo Lawu Ultra 2025.
Tanggapan Dokter Tirta soal Siksorogo Lawu Ultra 2025.

RADARSITUBONDO.ID - Dokter Tirta Mandira Hudhi memberikan komentar mengenai tragedi yang menyebabkan dua peserta event lari Siksorogo Lawu Ultra (SLU) 2025 meninggal dunia pada Minggu (7/12/2025) di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Melalui video yang diunggah di akun Instagramnya @dr.tirta pada Senin (8/12/2025), dokter yang juga pernah berpartisipasi di SLU pada tahun lalu ini menyampaikan rasa duka yang mendalam dan ucapan belasungkawa.

Ia mengungkapkan pengalaman mengikuti kategori 15 kilometer pada tahun 2024, dengan waktu penyelesaian 2 jam 20 menit.

 Baca Juga: Termasuk Jalan Tol Prosiwangi di Dalamnya, Apa Itu Program Asta Cita Presiden Prabowo?

Dokter Tirta menekankan bahwa persiapan yang baik sangat penting bagi semua peserta acara trail run. Ia mengingatkan bahwa peserta harus bertanggung jawab dengan melakukan latihan secara rutin sebelum mengikuti acara apapun, baik itu bersepeda, berlari, atau olahraga ekstrem lainnya.

"Ketika sudah register event, Anda harus tanggung jawab dengan cara latihan konsisten. Kalau merasa latihannya tidak konsisten dan ragu bisa finish, lebih baik jangan start atau DNF (did not finish) di tengah kalau ada kejadian aneh-aneh," katanya.

Ia menjelaskan bahwa tubuh biasanya memberikan sinyal saat mengalami kondisi tidak baik, seperti merasa lemas tiba-tiba atau blackout.

Ia menyarankan kepada peserta yang merasa kurang siap untuk latihan agar tidak memaksakan diri mengikuti event.

 Baca Juga: Janji 93 Persen Meleset, Bahlil Minta Maaf ke Warga Aceh

Dokter Tirta juga mengingatkan pentingnya aspek teknis yang sering terabaikan, yaitu memahami elevasi gain atau jumlah ketinggian vertikal yang dilalui. Dari sudut pandang ilmu lari, elevasi gain 100 meter setara dengan satu kilometer lari horizontal.

Ia menambahkan bahwa panitia telah mengubah rute untuk kategori 15 kilometer menuju Puncak Mitis akibat jalur longsor, sehingga terdapat tambahan elevasi sekitar 200 meter yang membuatnya lebih menantang.

 Baca Juga: James Cameron Perkenalkan Suku Na'vi Baru dalam Avatar 3

Dengan tegas, dokter yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada ini meminta agar semua pihak berhenti saling menyalahkan.

Ia berpendapat bahwa Siksorogo adalah komunitas yang berpengalaman dan terorganisir dalam menyelenggarakan acara trail.

"Saya harap kawan-kawan setop saling menyalahkan. Saya tahu SLU ini sudah mengadakan event dengan baik. Tanggung jawabnya di diri kalian sebagai peserta," tegasnya.

Ketua Panitia SLU 2025 Yusuf Brilianto menjelaskan bahwa semua peserta telah menandatangani surat pelepasan tanggung jawab dan menyerahkan surat keterangan sehat dari dokter sebelum mengikuti lomba.

Editor : Ali Sodiqin
#Dokter Tirta #Siksorogo Lawu Ultra 2025