Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jokowi Tegaskan Kesiapan Tunjukkan Ijazah di Pengadilan

Bayu Shaputra • Kamis, 11 Desember 2025 | 04:45 WIB
Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo usai menyampaikan klarifikasi terkait ijazah palsu di Bareskrim Polri pada Selasa (20/5).
Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo usai menyampaikan klarifikasi terkait ijazah palsu di Bareskrim Polri pada Selasa (20/5).

RADARSITUBONDO.ID - Presiden ketujuh Indonesia, Joko Widodo, mengatakan ia siap untuk menunjukkan ijazah aslinya dari SD sampai universitas di pengadilan.

Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah wawancara khusus dengan Kompas TV pada Selasa (9/12).

"Ya itu (pengadilan) forum yang paling baik untuk menunjukkan ijazah asli saya dari SD, SMP, SMA, universitas semuanya, akan saya bawa," kata Jokowi.

 Baca Juga: Puluhan Tahun Nikah Siri, Pasutri Lansia Ini Baru Resmi di Usia 65 & 50 — Kisah Janji yang Mengharukan!

Ia percaya pengadilan adalah lokasi yang tepat untuk membuktikan sesuatu karena jalannya proses hukumnya bisa dilihat dengan jelas dan adil.

Jokowi juga menambahkan, dalam hukum, orang yang menuduh harus bisa memberikan bukti atas tuduhannya.

Jokowi menjelaskan mengapa ia belum menampilkan ijazahnya ke publik, yaitu karena ada laporan ke Bareskrim. "Artinya yang menuduh itu yang harus membuktikan," ujarnya.

 Baca Juga: Pesawat Militer Rusia Antonov An-22 Jatuh saat Uji Terbang, Seluruh Kru Tewas

Mantan presiden ini juga mencurigai ada agenda politik yang menyangkut masalah ijazah yang terus dibicarakan. Ia merasa bahwa pembuktian di pengadilan akan memberikan keadilan untuk semua orang.

Pengacara Jokowi, Yakup Hasibuan, sebelumnya sudah mengatakan akan menunjukkan ijazah asli jika ada permintaan resmi dari pengadilan atau pihak berwenang. Keaslian ijazah Jokowi sudah diperiksa dan dikonfirmasi oleh UGM serta KPU.

Editor : Ali Sodiqin
#Jokowi akan tunjukkan ijazah