RADARSITUBONDO.ID - Aktor Denny Sumargo mengungkapkan niatnya untuk menyumbang dana sebesar Rp 1 miliar demi mendukung inisiatif Pandawara Group dalam usaha membeli hutan di Indonesia. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mencegah perubahan fungsi lahan yang semakin memprihatinkan.
Tanggapan Denny Sumargo muncul setelah Pandawara Group mengemukakan ide pada Kamis (4/12) melalui postingan di Instagram mereka.
Para aktivis lingkungan itu mengajak masyarakat Indonesia untuk bersatu mengumpulkan dana guna membeli hutan agar terhindar dari deforestasi dan perubahan fungsi lahan.
Baca Juga: Gol Ramon Tanque Antar Persib Lolos ke 16 Besar AFC Champions League Two
Dengan gaya khasnya, Denny Sumargo langsung memberikan tanggapan di kolom komentar dengan menulis, "1 miliar pertama gw". Pernyataan singkat namun tegas ini segera menarik perhatian netizen dan menunjukkan keseriusan aktor tersebut dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Dukungan juga datang dari penyanyi Denny Caknan yang menyatakan siap menyumbang dengan nominal yang sama. Dalam postingannya, Denny Caknan mengaku tergerak meskipun mengakui tidak memikirkan rincian teknis terkait pembelian hutan.
Dia melihat Pandawara Group sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan berniat membantu mewujudkan impian pelestarian hutan di Indonesia.
Baca Juga: Villarreal Gagal Raih Poin Pertama, Kalah Dramatis 2-3 dari Copenhagen di Kandang Sendiri
Sejumlah selebritas lainnya juga berpartisipasi dalam gerakan ini. Vidi Aldiano dan Atta Halilintar menuliskan komentar singkat "Ikut" sebagai tanda minat untuk berpartisipasi.
Kreator konten Ladislao Camara Carranza dan musisi Rayi Putra dari band RAN juga memberikan tanggapan positif terhadap inisiatif ini.
Pandawara Group menjelaskan bahwa pengalihan fungsi dan deforestasi sudah terjadi dalam skala berlebihan. Mereka membagikan fakta tentang kondisi nyata hutan Indonesia dan regulasi terkait batasan luas perkebunan kelapa sawit, mengajak masyarakat untuk mempertimbangkan kembali kebijakan yang ada.
Baca Juga: Ajax Akhirnya Menang, Taklukkan Qarabag 4-2 di Liga Champions
Gilang Rahma dari Pandawara Group menyatakan bahwa proses wakaf hutan bisa dilakukan secara bersama-sama untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Rencana ini akan dipersiapkan lebih lanjut pada tahun 2026 dan melibatkan berbagai pihak, termasuk aktivis lingkungan senior dan tokoh yang paham tentang pemeliharaan hutan.
Ide ini muncul sebagai respon terhadap bencana banjir besar dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Kerusakan hutan dianggap sebagai salah satu penyebab utama dari bencana yang parah tersebut.
Baca Juga: Arsenal Tundukkan Club Brugge 3-0, Raih Kemenangan Keenam Beruntun di Liga Champions
Meskipun terdengar idealis, gagasan untuk patungan membeli hutan mendapat tanggapan positif yang luas di media sosial. Postingan Pandawara Group memperoleh ratusan ribu suka dan puluhan ribu komentar, menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan.
Namun, penting untuk dicatat bahwa Menteri Agraria Nusron Wahid menegaskan bahwa hutan bukanlah barang yang bisa dijual.
Jika masyarakat ingin berkontribusi, langkah yang tepat adalah melalui program reboisasi dan penanaman kembali.
Komitmen Denny Sumargo dan sejumlah selebritas lainnya memberikan harapan bahwa kesadaran akan pelestarian lingkungan semakin kuat di kalangan publik figur di Indonesia.
Editor : Ali Sodiqin