RADARSITUBONDO.ID - Yahya Cholil Staquf tetap akan mengadakan rapat umum biasa untuk PBNU meskipun sudah tidak lagi menjadi Ketua Umum. Rapat ini direncanakan akan diadakan pada Kamis (11/12/2025) untuk membahas program-program organisasi.
Gus Yahya mengatakan bahwa rapat itu akan menilai program yang sedang berlangsung, termasuk usaha untuk mengatasi bencana yang terjadi di Indonesia. Ia menjelaskan ini adalah rapat rutin enam bulan yang telah dijadwalkan.
Baca Juga: Gol Ramon Tanque Antar Persib Lolos ke 16 Besar AFC Champions League Two
Mengenai pemecatannya, Gus Yahya menekankan bahwa rapat harian Syuriah tidak punya hak untuk memberhentikannya dari posisi Ketua Umum. Menurutnya, pergantian Ketua Umum hanya bisa dilakukan dalam forum muktamar yang merupakan lembaga tertinggi organisasi.
Sebelumnya, Rapat Pleno Syuriah PBNU yang diadakan di Hotel Sultan Jakarta pada Selasa malam (9/12) mengangkat Zulfa Mustofa sebagai Pejabat Ketua Umum PBNU. Rapat tersebut dipimpin oleh Rais Syuriah PBNU, Muhammad Nuh, yang mendapat izin dari Rais Aam KH Miftachul Akhyar.
Namun, pihak Gus Yahya menganggap rapat pleno itu tidak sah karena melanggar aturan main organisasi. Sekretaris Jenderal PBNU dari kubu Gus Yahya, Amin Said Husni, menyatakan bahwa rapat itu mengabaikan petunjuk dari para kiai sepuh di Ploso dan Tebuireng yang melarang penggantian Ketua Umum.
Editor : Ali Sodiqin