Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Streamer YouTube Resbob Dilaporkan ke Polda Jabar atas Dugaan Ujaran Kebencian SARA

Bayu Shaputra • Jumat, 12 Desember 2025 | 22:30 WIB
Adimas Firdaus alias Resbob.
Adimas Firdaus alias Resbob.

RADARSITUBONDO.ID - Viking Persib Club secara resmi melaporkan streamer YouTube Muhammad Adimas Firdaus yang dikenal dengan nama Resbob kepada Polda Jawa Barat pada Kamis malam (11/12).

Pengaduan disampaikan melalui pengacara Viking, Ferdy Rizki, kepada Direktorat Reserse Siber Polda Jabar karena diduga melakukan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap suku Sunda.

Ferdy Rizki menjelaskan bahwa laporan itu dibuat setelah menerima izin langsung dari Ketua Umum Viking, Tobias Ginanjar.

Isu ini muncul setelah video siaran langsung Resbob yang berisi pernyataan rasis terhadap masyarakat Sunda dan pendukung Persib Bandung menjadi viral di media sosial.

 Baca Juga: Presiden Sampaikan Permintaan Maaf atas Pemulihan Listrik yang Terkendala di Aceh Tamiang

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah diterima dan menyatakan bahwa penyidik telah melakukan profiling terhadap akun yang bersangkutan. Polisi juga telah memulai tahap awal penyelidikan terkait dugaan ujaran kebencian ini.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, juga memberikan tanggapan dan meminta pihak kepolisian untuk segera menangani kasus ini.

Erwan secara pribadi menyatakan rasa kecewa dan kemarahan, serta berharap pihak berwajib segera menangkap pelaku karena masalah ini berkaitan dengan SARA dan dapat memecah belah masyarakat.

Selain Viking, pengacara Piar Pratama juga telah mengajukan laporan terpisah kepada Polres Kota Bandung pada 10 Desember 2025.

Laporan itu menuduh Resbob melakukan penghinaan dan ujaran kebencian sesuai dengan Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

 Baca Juga: Thailand Resmi Bubarkan Parlemen saat Konflik dengan Kamboja Berlangsung

Menanggapi polemik ini, Resbob mengunggah video klarifikasi dan permohonan maaf di Instagram. Ia mengaku tidak menyadari saat mengucapkan pernyataan tersebut dan menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung saat siaran langsung sambil mengemudi.

Polda Jabar saat ini sedang melanjutkan penanganan laporan dengan mengumpulkan bukti untuk memperkuat argumen kasus ini.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya berhati-hati dalam berkomunikasi di dunia digital, terutama mengenai isu SARA yang sensitif dan berpotensi menyebabkan perpecahan.

Editor : Ali Sodiqin
#Viking Persib #Resbob