RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah Kota Tangerang Selatan sedang menangani masalah sampah yang menumpuk di beberapa tempat, terutama di bawah flyover Ciputat dan di sekitar Puskesmas Serpong.
Apa yang mereka lakukan adalah menutupi sampah dengan terpal dan menyemprotkan cairan secara rutin agar bau tidak terlalu menyengat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel, Bani Khosyatullah, mengatakan bahwa ini adalah cara sementara untuk mengatasi masalah ini sambil memastikan sampah diangkut dengan baik.
Cairan yang digunakan untuk menyemprot adalah bio-wash yang biasa dipakai di tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang.
Baca Juga: Davina Karamoy Diterpa Isu Orang Ketiga, Ancam Jalur Hukum jika Terus Melebar
Sampah menumpuk karena layanan pembuangan ke TPA Cipeucang ditutup sementara sejak minggu lalu. Saat ini, Pemerintah Kota sedang memperbaiki TPA tersebut, termasuk mempersiapkan Landfill 3 dengan cara bertingkat di pinggir Kali Cirompang untuk mencegah tanah longsor, membangun bronjong, membuka akses jalan menuju Landfill 4, dan membebaskan tanah untuk fasilitas pemulihan material (MRF).
Baca Juga: Trump Janji Pembalasan Serius Usai 2 Tentara AS Tewas dalam Serangan ISIS di Suriah
Walaupun sampah sudah ditutup dengan terpal dan disemprot, masih ada bau yang tidak sedap di beberapa lokasi. Banyak warga yang memakai masker untuk mengurangi bau yang tidak nyaman.
Meskipun upaya penutupan sampah masih berlangsung, arus lalu lintas di bawah flyover Ciputat masih berjalan dengan baik.
Pemerintah Kota Tangsel berharap masyarakat dapat memberikan dukungan dalam menyelesaikan masalah ini secara bertahap dan berkelanjutan.
Editor : Ali Sodiqin