Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Papua di Persimpangan: Sawit atau Hutan Adat?

Bayu Shaputra • Kamis, 18 Desember 2025 | 15:10 WIB
Hutan Desa Kampung Sira, Sorong Selatan.
Hutan Desa Kampung Sira, Sorong Selatan.

RADARSITUBONDO.ID - Ekspansi perkebunan kelapa sawit di Papua membawa banyak masalah yang bisa mengganggu keseimbangan lingkungan dan kehidupan sosial.

Penelitian di Daerah Aliran Sungai Kais, Papua Barat, menunjukkan bahwa mengganti hutan tropis dengan perkebunan sawit meningkatkan limpahan air, sedimentasi, dan pencemaran seperti nitrogen dan fosfor.

Penurunan kualitas air ini berdampak langsung pada kesehatan masyarakat asli yang bergantung pada air dari daerah sekitarnya.

 Baca Juga: Tanggapi Kemarahan Fans, FIFA Sediakan Tiket Murah untuk Seluruh Pertandingan

Menurut penelitian Yayasan Pusaka Bentala Rakyat, dari tahun 2001 sampai 2019, hutan di Papua menyusut sekitar 663.000 hektare.

Hilangnya habitat ini mengancam lebih dari 20.000 jenis tumbuhan dan ratusan spesies hewan yang hanya ada di Papua, termasuk burung cendrawasih dan kanguru pohon.

Deforestasi yang masif ini juga menyebabkan pelepasan karbon yang cukup besar, yang semakin memperburuk perubahan iklim global.

 Baca Juga: Resmi Cerai! Raisa-Hamish Daud Akhiri Pernikahan di Pengadilan Jakarta Selatan

Keluarga adat seperti Suku Moi di Distrik Klamono sudah menghadapi masalah hak tanah sejak 2004, di mana mereka kehilangan akses ke tanah mereka karena status HGU yang dikuasai oleh perusahaan.

Janji perusahaan untuk program CSR seperti bantuan pendidikan dan pengembangan ekonomi tidak pernah terwujud, sehingga masyarakat tetap dalam kesulitan ekonomi.

Lahan plasma yang seharusnya dikelola oleh masyarakat malah menimbulkan utang tanpa kejelasan dalam pembagian hasil panennya, memperburuk ketidakadilan sosial di tengah eksploitasi sumber daya alam di Papua.

Editor : Ali Sodiqin
#Hutan adat #Perkebunan sawit #papua