RADARSITUBONDO.ID - Tim Identifikasi (iden) Polda Jawa Timur (Jatim) mengidentifikasi dugaan pembunuhan massal di rumah alm. Suningsih, 38, Desa Demung, Kecamatan Besuki, Senin (29/12). Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) mereka mengecek berbagai tempat area rumah korban dugaan pembunuhan.
Pantauan Koran ini, salah satu yang dicek adalah gedung bagian luar. Ada empat anggota dibantu tim Inafis Polres tampak mendeteksi gedung. Selain itu juga mengambil gambar luar menggunakan drone. Bahkan, ada satu anggota Polda Jatim yang naik ke atas atap menggunakan tangga bambu.
Olah TKP di bagian luar rumah dilakukan pukul 11.45, hingga pukul 12.27. Baru kemudian masuk ke dalam rumah. Semua tim yang masuk ke dalam menggunakan kaus tangan dan kaus kaki warna biru. Untuk melancarkan olah TKP, garis polisi diperlebar. Semua warga termasuk jurnalis dilarang masuk ke dalam garis polisi.
Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, menerangkan tim iden Polda Jatim turun untuk back up polres dalam menangani kasus dugaan pembunuhan satu keluarga. Jajaran satreskrim juga menurunkan tim. "Ini penyelidikan tim gabungan, sama- sama mencari petunjuk diawali dari TKP. Polda ini kan memiliki sarana prasarana/peralatan yang lebih lengkap. Kemudian kami minta bantuan tim iden polda," ujar Kapolres.
Dikatakan, untuk barang bukti yang diamankan dalam olah TKP gabungan belum bisa disebutkan. Yang pasti hanya sebilah pisau dan pemeriksaan cctv. Termasuk memeriksa ponsel milik korban yang sama-sama meninggal dengan luka sayat di leher.
"Barang bukti yang diamankan masih berjalan. Sementara yang bisa kami sebutkan hanya sebilah pisau yang ada kaitannya dengan pembunuhan," tutur Rezi.
Untuk saksi yang dimintai keterangan kurang lebih masih empat orang. hingga saat ini masih terus dicari saksi-saksi lain untuk dimintai keterangan. "Hasil otopsi belum secara utuh, kami juga masih menunggu gambaran lengkap dari RSUD," tutup Kapolres Rezi. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono