Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tim SAR Berhasil Temukan Jasad Diduga Pelatih Valencia di Perairan Labuan Bajo

Bayu Shaputra • Minggu, 4 Januari 2026 | 21:00 WIB
Tim SAR mengangkat jenazah di Perairan Labuan Bajo, Minggu (4/1).
Tim SAR mengangkat jenazah di Perairan Labuan Bajo, Minggu (4/1).

RADARSITUBONDO.ID - Tim gabungan pencarian dan penyelamatan berhasil menemukan seorang korban kapal yang tenggelam di perairan Labuan Bajo pada Minggu (4/1).

Korban yang berhasil diidentifikasi adalah Fernando Martin Carreras, seorang pelatih dari Valencia FC yang berkewarganegaraan Spanyol.

Penemuan ini merupakan hasil dari usaha tanpa henti tim pencari yang sudah bekerja sejak peristiwa yang terjadi pada 26 Desember 2025.

Kombes Pol Henry Novika Chandra, Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur, mengonfirmasi identitas korban setelah proses identifikasi dilakukan oleh tim DVI Polres Manggarai Barat.

Tim SAR mengangkat kantong yang berisi jenazah sesuai dengan prosedur standar evakuasi laut dengan bantuan sonar dan penyelaman khusus.

Tragedi ini dimulai pada malam hari Jumat, 26 Desember, ketika kapal motor pinisi KM Putri Sakinah mengangkut 11 penumpang di perairan Selat Pulau Padar.

Kapal tersebut membawa enam wisatawan dari Spanyol, seorang pemandu wisata, dan empat orang kru. Dari total 11 orang, tujuh di antaranya berhasil diselamatkan saat itu, sementara empat lainnya dinyatakan hilang.

Sebelumnya, pada Senin 29 Desember, tim SAR telah menemukan satu korban di perairan utara Pulau Serai. Korban tersebut adalah seorang anak perempuan berusia 12 tahun dari keluarga Fernando Martin. Kini, masih ada dua korban yang belum ditemukan, yaitu dua anak laki-laki milik Fernando Martin.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah memperpanjang waktu operasi pencarian hingga Minggu, 4 Januari 2026.

Keputusan untuk memperpanjang ini diambil setelah evaluasi bersama antara semua pihak dalam Tim SAR Gabungan, didukung sepenuhnya oleh Dubes Spanyol yang meminta agar pencarian dilanjutkan.

Operasi pencarian melibatkan 13 kapal, peralatan sonar, serta hidronav dari Polairud Polda NTT, serta penyelam profesional yang berasal dari komunitas Dive Operators Collaboration Komodo (DOCK) dan Gabungan Usaha Wisata Bahari (Gahawisri).

Tim juga mengerahkan alat utama sistem senjata TNI AL seperti kapal Rigid Buoyancy Boat dan Rigid Inflatable Boat untuk memperluas area pencarian.

Keluarga dari korban yang berasal dari Spanyol terus mendampingi tim SAR dalam proses pencarian, menunjukkan harapan besar agar anggota keluarga mereka yang masih hilang dapat segera ditemukan dan dibawa pulang.

Editor : Ali Sodiqin
#Pelatih Valencia FC #Kapal Tenggelam