Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Harlah ke-14 PMII STAINH Meriah , Ada Undian Hadiah hingga Potong Tumpeng

Moh Humaidi Hidayatullah • Minggu, 4 Januari 2026 | 19:59 WIB
ABADIKAN MOMEN: Mantan Ketua Komisyariat PMII STAINH bersama puluhan kader PMII foto bersama di aula kementrian Agama (Kemenag) Situbondo, Minggu (4/1).
ABADIKAN MOMEN: Mantan Ketua Komisyariat PMII STAINH bersama puluhan kader PMII foto bersama di aula kementrian Agama (Kemenag) Situbondo, Minggu (4/1).

RADARSITUBONDO.ID - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda (STAINH), Desa Peleyan, Kecamatan Kapongan, merayakan hari lahir (harlah) ke-14 tahun, di aula Kementrian Agama (Kemenag) Situbondo, Minggu (4/1). Tema yang diusung mengakar, berkembang, dan Bermanfaat.

Kegiatan berlangsung meriah. Sebab panitia mengakhiri kegiatan dengan membacakan undian kupon yang sudah diberikan kepada para peserta. Hadiah yang direbutkan berupa buku hingga uang tunai.

“Kemasan Harlah PMII STAINH kali ini luar biasa, selain pemotongan tumpeng peserta yang hadir diberi hiburan bagi-bagi hadiah. Memang hadiahnya tidak besar, tapi alumni PMII dan kader PMII STAINH merasa terhibur,” ujar Ketua Ikatan Alumni PMII STAINH, Khairul Rahman.

Kata dia, PMII STAINH lahir dan berkembang di lingkungan pesantren. Namun alumni-alumninya sudah ada yang menjadi kepala desa, ada yang aktif di partai, ada pula yang menjadi pengacara serta aktif di dunia penulisan.

“Umurnya masih 14 tahun tapi kader-kadernya sudah memiliki pekerjaan yang cukup membanggakan. Yang jadi pengacara ada, yang jadi kades ada yang jadi kiai juga ada, ini perlu disyukuri,” ujarnya.

POTONG TUMPENG: Mantan Ketua Komisyariat PMII STAINH bersama puluhan kader PMII foto bersama di aula kementrian Agama (Kemenag) Situbondo, Minggu (4/1).
POTONG TUMPENG: Mantan Ketua Komisyariat PMII STAINH bersama puluhan kader PMII foto bersama di aula kementrian Agama (Kemenag) Situbondo, Minggu (4/1).

Menurut Khairul, membangun dan merawat organisasi kader seperti PMII membutuhkan komitmen, kedewasaan, dan kesadaran kolektif.

“Membangun dan merawat itu tidak mudah. Jangan hanya karena persoalan ego, lalu melupakan PMII STAINH,” ujar mantan Pengurus Besar (PB) PMII tersebut.

Sebagai eks Pengurus PB PMII periode 2021–2024, Khairul mengingatkan pentingnya kesamaan prinsip dan soliditas dalam berorganisasi.

“Satu kuncinya adalah kompak dan harmonis. Tidak ada persoalan apa pun. Yang paling penting, bendera PMII STAINH harus terus dikibarkan,” tuturnya.

Ketua Komisariat PMII STAINH, M. Hariri Huzaini, menyampaikan bahwa harlah ke-14 menjadi simbol konsistensi gerakan PMII STAINH dalam membesarkan almamater dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Harlah ini adalah simbol semangat kami untuk terus berjuang, baik untuk masyarakat secara umum maupun kader PMII secara khusus,” tutup Hariri. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#pmii #ulang tahun