Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

19 Hari Pencarian Berakhir Duka, Syafiq Ali Ditemukan Tewas di Lereng Puncak Selatan Gunung Slamet

Bayu Shaputra • Kamis, 15 Januari 2026 | 10:26 WIB
Gunung Slamet.
Gunung Slamet.

RADARSITUBONDO.ID - Nasib naas dialami Syafiq Ridhan Ali Razan (18), seorang pendaki dari Magelang, Jawa Tengah. Setelah dinyatakan hilang selama 19 hari di Gunung Slamet, Syafiq akhirnya ditemukan telah meninggal dunia pada hari Rabu (14/1/2026).

Pada Sabtu (27/12/2025) pukul 23.00 WIB, Syafiq Ridhan Ali Razan siswa kelas XII di SMAN 5 Magelang, tiba di Basecamp Dipajaya bersamaan dengan temannya, Himawan Choidar Bahran.

Mereka berencana untuk melakukan pendakian tektok atau naik dan turun dalam satu hari di gunung tertinggi di Jawa Tengah yang memiliki ketinggian 3.432 MDPL.

Keluarganya terkejut ketika Syafiq sempat mengatakan bahwa dia akan mendaki Gunung Sumbing. Namun, keluarga baru mengetahui bahwa dia berada di Gunung Slamet setelah menerima foto dari basecamp. Awalnya, mereka berencana pulang ke basecamp pada Minggu sore (28/12/2025).

Pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB, Syafiq dan Himawan belum kembali ke basecamp, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi pengelola jalur.

Harapan muncul ketika Himawan ditemukan pada Senin, 29 Desember 2025 sekitar pukul 09.00 WIB di dekat Pos 9 dalam keadaan lemas akibat kram pada kakinya.

 Baca Juga: Tunaikan Nadzar, Halil Warga Banyuglugur Jalan Kaki 50 Km ke Pendapa Situbondo Usai Kawedanan Besuki Direstorasi

Pengakuan Himawan mengungkapkan momen penting, saat kakinya cedera dan tidak bisa melanjutkan perjalanan, Syafiq memutuskan untuk turun lebih awal guna mencari bantuan.

Sebelum hilang sepenuhnya, dua orang saksi sempat melihat Syafiq di sekitar Pos 3, tetapi ia tiba-tiba menghilang dari pandangan.

Tim SAR gabungan mengerahkan anggota dan memperluas area pencarian hingga sejauh 5 kilometer dari lokasi terakhir korban.

Operasi pencarian resmi dihentikan pada Rabu (7/1/2026), tetapi relawan terus melakukan pencarian mandiri melalui jalur Bambangan Purbalingga ke Baturraden.

 Baca Juga: Pernah Bertugas di KPK, AKBP Bayu Diyakini Mampu Bongkar dan Tangani Kasus Korupsi di Situbondo

Setelah pencarian berlangsung selama 17 hari, pada Rabu (14/1/2026) pukul 10.00 WIB, jenazah Syafiq ditemukan di bebatuan jurang Kali Lembarang.

Lokasi penemuan berada di jalur punggungan Gunung Malang dekat area Batu Watu Langgar, antara jalur Gunung Malang dan Baturraden di sisi selatan puncak Gunung Slamet.

Proses evakuasi jenazah diperkirakan memakan waktu sekitar 15 jam untuk dapat diturunkan ke Basecamp Dipajaya karena kondisi medan yang sulit dan jarak yang jauh.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Pemalang untuk dirawat sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah duka di Kelurahan Kramat Utara, Kota Magelang.

Editor : Ali Sodiqin
#syafiq ali #Gunung Slamet