Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sempat Terhenti Sepekan, Pelayaran Jangkar–Madura Kembali Dibuka, Ratusan Penumpang Diangkut

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 19 Januari 2026 | 20:20 WIB
AKTIF LAGI: Setelah satu minggu kapal terparkir di Pelabuhan Jangkar akibat cuaca buruk, kini kembali beraktivitas, senin (19/1).
AKTIF LAGI: Setelah satu minggu kapal terparkir di Pelabuhan Jangkar akibat cuaca buruk, kini kembali beraktivitas, senin (19/1).

RADARSITUBONDO.ID – Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, menyatakan aktivitas pelayaran lintas Situbondo–Madura kembali dibuka sejak Sabtu (18/1). Ini setelah selama sepekan mengalami penundaan pelayaran akibat cuaca buruk.

Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo, BPTD Kelas II Jatim, Abdul Hamid, menerangkan, meski cuaca saat ini terpantau normal, pemantauan tetap dilakukan secara berkala dengan mengacu pada informasi dari BMKG. Ini mengingat potensi perubahan cuaca bisa terjadi sewaktu-waktu.

"Sejauh ini cuaca masih aman. Tadi pagi KMP Dharma Kartika berangkat, dan siang sekitar pukul 12.00 WIB KMP Trimas Laila juga berangkat," imbuhnya.

Abdul Hamid menjelaskan, KMP Dharma Kartika yang tertahan di Pelabuhan Jangkar sejak 10 Januari lalu, kini telah diizinkan berlayar seiring dengan kondisi cuaca yang mulai membaik. Gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Sumenep juga sudah mulai mereda. "Hari ini KMP Trimas Laila membawa total 29 penumpang dengan tujuan Pelabuhan Lembar, Lombok," jelasnya.

Dia menambahkan, pada Sabtu (18/1) sekitar pukul 08.50 WIB, KMP Dharma Kartika mulai berlayar menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, dengan membawa sejumlah penumpang. "Pemantauan tetap dilakukan secara berkala bersama BMKG, ASDP, dan KSOP," bebernya.

Selain itu, Sabtu lalu, KMP Munggiyango Hulalo rute Jangkar–Kalianget juga mendapatkan izin berlayar dengan membawa 69 penumpang, termasuk tiga balita, pada pukul 10.18 WIB. "Kemudian pada pukul 15.28 WIB, KMP Trimas Laila juga bertolak dari Pelabuhan Jangkar menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan membawa 36 penumpang dan sejumlah truk logistik," katanya.

Sementara itu, KMP Wicitra Dharma I yang selama sepekan tertahan di Pulau Sapudi juga telah diizinkan berlayar dan bersandar di Pelabuhan Jangkar. "KMP Wicitra Dharma I tiba di Pelabuhan Jangkar sekitar pukul 17.05 WIB dengan membawa 133 penumpang, termasuk lima balita," pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#pelabuhan jangkar situbondo #BPTD