Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Enam Korban Longsor Cisarua Masih Belum Ditemukan, Operasi SAR Memasuki Hari Kesepuluh

Bayu Shaputra • Senin, 2 Februari 2026 | 14:30 WIB
Wakil Presiden meninjau lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Cisarua (25/1).
Wakil Presiden meninjau lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Cisarua (25/1).

RADARSITUBONDO.ID - Proses pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, kini memasuki hari kesepuluh.

Hingga Minggu (1/2/2026), Tim SAR gabungan telah mengevakuasi sebanyak 74 kantong jenazah. Sementara itu, enam korban lainnya masih dalam upaya pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menyampaikan bahwa pada hari kesembilan operasi pencarian, petugas kembali menemukan empat kantong jenazah.

Temuan tersebut masing-masing berasal dari dua lokasi kerja, yakni dua kantong di area A2 dan dua lainnya di area A3.

 Baca Juga: Selebgram Berlliana Lovell Siap Nikah, Kini Sedang Cari Jodoh yang Setara

Longsor besar yang melanda tiga wilayah terdampak (Kampung Pasir Kuning, Pasir Kuda, dan Kampung Babakan) sebelumnya mencatat 80 orang masuk dalam daftar korban tertimbun. Dengan demikian, hingga saat ini masih terdapat enam korban yang belum berhasil dievakuasi.

Dalam operasi kemanusiaan ini, sebanyak 3.713 personel dikerahkan dari berbagai instansi, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, hingga relawan.

Untuk mempercepat proses evakuasi, tim juga mengoperasikan 18 unit alat berat dari berbagai jenis, termasuk excavator PC 75 hingga PC 300, serta melibatkan 22 ekor anjing pelacak K-9.

 Baca Juga: Komdigi Buka Akses Grok AI dengan Syarat Ketat, Pengawasan Tetap Berlanjut

Cuaca menjadi tantangan utama selama proses pencarian. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang kerap turun dan menyebabkan jarak pandang terbatas, sekaligus meningkatkan potensi longsor susulan.

Meski demikian, tim tetap melanjutkan operasi dengan melakukan pengecekan keamanan lokasi menggunakan drone UAV sebelum pencarian dimulai setiap hari.

Area pencarian dibagi ke dalam tiga sektor, yakni Sektor Alpha, Bravo, dan Charlie. Metode yang digunakan meliputi pencarian manual, teknikal, serta pemanfaatan alat berat secara bertahap dan terkontrol.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp7,3 miliar dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD untuk penanganan darurat bencana tersebut.

Operasi SAR direncanakan berlangsung hingga 6 Februari 2026. Tim berharap seluruh korban dapat segera ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Editor : Ali Sodiqin
#Tanah longsor Cisarua