Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dicurhati Pejabat Asing, Prabowo Geram Pantai Bali Penuh Sampah

Bayu Shaputra • Selasa, 3 Februari 2026 | 11:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto singgung pantai Bali yang kotor.
Presiden Prabowo Subianto singgung pantai Bali yang kotor.

RADARSITUBONDO.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kekecewaan serius terhadap persoalan kebersihan pantai di Bali. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).

Prabowo mengungkapkan, kritik soal kondisi Bali justru datang dari luar negeri. Saat melakukan kunjungan ke Korea Selatan, sejumlah pejabat tinggi negara tersebut, mulai dari menteri hingga jenderal, secara terbuka menyampaikan keluhan kepadanya. Mereka menilai Bali tidak lagi seindah dahulu dan kini terlihat kotor.

Menurut Prabowo, kritik tersebut harus dipandang sebagai peringatan serius. Dalam forum rakornas, ia bahkan menampilkan foto kondisi pantai di Bali pada Desember 2025 yang menunjukkan tumpukan sampah di sejumlah titik. Dengan nada tegas, Prabowo mempertanyakan kesiapan pemerintah daerah menarik wisatawan jika pantai-pantai utama justru dipenuhi sampah.

 Baca Juga: Anggaran Pascabencana Banjir Bandang Situbondo Masih Abu-abu, Sekda Tak Berani Sebut Angka

Ia menegaskan, Indonesia memang dianugerahi keindahan alam yang luar biasa. Namun, potensi itu akan sia-sia jika destinasi wisata dibiarkan kumuh dan tidak terawat. Wisatawan, kata Prabowo, tentu enggan datang jika pemandangan yang disuguhkan adalah sampah.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Presiden mengusulkan langkah konkret dengan melibatkan banyak pihak. Ia meminta pemerintah daerah menggerakkan pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA untuk melakukan kerja bakti membersihkan pantai secara rutin setiap Jumat atau Sabtu. Jika kepala daerah dinilai tidak mampu mengoordinasikan, Prabowo menegaskan akan melibatkan TNI dan Polri melalui Dandim dan Danrem setempat.

Menanggapi arahan Presiden, Gubernur Bali I Wayan Koster menyatakan akan membentuk satuan tugas khusus kebersihan pantai. Ia menjelaskan, sampah yang menumpuk di pesisir Bali umumnya merupakan sampah kiriman dari luar daerah yang terbawa arus laut saat musim hujan, terutama pada akhir Desember hingga awal Februari.

 Baca Juga: Gudang Kulit Kopi di Situbondo Terbakar Hebat, Diduga Bara Sisa Produksi Jadi Pemicu

Koster menambahkan, satgas tersebut akan dilengkapi dengan alat berat dan disiagakan di titik-titik rawan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses pembersihan tanpa harus menunggu waktu mobilisasi yang selama ini bisa mencapai dua hingga tiga jam.

Prabowo pun menutup dengan penegasan bahwa kebersihan Bali bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah daerah. Menurutnya, menjaga kebersihan destinasi wisata merupakan tanggung jawab seluruh bangsa demi mempertahankan daya tarik pariwisata dan citra Indonesia di mata dunia.

Editor : Ali Sodiqin
#Presiden Prabowo #Pantai Bali kotor