RADARSITUBONDO.ID - Kasus tewasnya seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara berinisial NHW (33) mulai menemui titik terang. Kepolisian berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Tim Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka berinisial AR dan AA di sebuah warung kawasan Kampung Pasir Nungkuh, Desa Bojong Kaso, Kecamatan Argabinta, Kabupaten Cianjur. Penangkapan dilakukan pada Jumat (pagi) sekitar pukul 05.40 WIB.
Sebelumnya, jasad NHW ditemukan di rumah kontrakannya di Jalan Setia 2 Gang H Enting, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, pada Rabu pagi. Korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya berinisial SR, yang merasa curiga karena NHW tidak masuk kerja sejak Senin dan tidak bisa dihubungi melalui telepon.
SR kemudian mendatangi kontrakan korban bersama pemilik rumah berinisial S dengan menggunakan kunci cadangan. Saat pintu dibuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi telentang dan tertutup selimut, dengan kondisi tubuh yang telah menghitam.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, sejumlah barang milik NHW juga dilaporkan hilang, di antaranya sepeda motor Honda Vario, dua unit ponsel, serta sebuah dompet.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa penyidik masih terus mendalami motif pembunuhan tersebut. Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani visum dan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara pasti.
Editor : Ali Sodiqin