Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Material Bandara Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin Disorot! Truk Luar Daerah Tanpa Nopol dan Overload Resahkan Warga

Moh Humaidi Hidayatullah • Minggu, 15 Februari 2026 | 20:10 WIB
LAKA TUNGGAL: Truk bernopol N 8197 RF bermutaan material terpental di pinggir Jalan Raya Basuki Rahmat, Kecamatan Panji, Selasa lalu (10/2).
LAKA TUNGGAL: Truk bernopol N 8197 RF bermutaan material terpental di pinggir Jalan Raya Basuki Rahmat, Kecamatan Panji, Selasa lalu (10/2).

RADARSITUBONDO.ID - Angkutan material untuk bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (Kassa) diduga banyak dari luar daerah. Selain itu, truk angkutan material banyak yang tidak memakai plat nomor, sebagian juga overload. Warga berharap Kasatlantas Polres Situbondo bertindak tegas.

Abdurrahman Saleh, salah satu pengacara di Kabupaten Situbondo mengatakan, keberadaan bandara KASSA dengan runway 2.500 meter menjadi kebanggaan bagi warga Situbondo. Namun proses pembangunannya terlalu banyak mendatangkan material dari luar Kabupaten Situbondo. Itu dianggap sangat merugikan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Situbondo.

“Perhatikan saja bahan material selama ini dipasok dari luar Kabupaten Situbondo. Tak jarang pengusaha lokal seperti pemasok pasir di kabupaten Situbondo mengeluh. Sekelas pasir saja harus mengambil dari luar daerah tentu sangat merugikan,” ungkap Abdurahman, Minggu (15/2).

Pembina Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mitra Santri itu, menegaskan, tidak jarang truk muatan material bandara KASSA yang melintas tanpa memasang plat nomor. Bahkan truk tersebut melintas dari luar daerah.

“Kan lucu truk material untuk pasokan bandara KASSA menggunakan truk tanpa nopol. Itu kan illegal, jangan-jangan tambangnya juga illegal. Selain itu muatan material juga overload, sehingga membuat jalan pantuara semakin rusak,” katanya.

Dalam satu bulan terakhir juga ada sejumlah truk yang mengalami kecelakaan tunggal. Ada juga yang terlibat tabrakan hingga mengakibatkan pengendara motor tewas. Hal tersebut tentu menjadi catatan buruk bagi warga situbondo.

“Belum satu pekan ada truk yang mengakibatkan pengendara motor meninggal, ada juga truk yang menabrak ruko hingga rusak, sebelumnya juga pernah ada truk yang amblas gara-gara muatannya terlalu berat. Benar-benar meresahkan,” katanya.

Abdurahman berharap agar pihak yang memiliki wewenang tidak tinggal dian. Terutama Satlantas Polres Situbondo harus memperketat operasi memberi tilang pada truk angkutan overload dan truk material yang tidak memakai plat nomor.

“Mungkin sudah ada penindakan, tapi masyarakat belum tahu. Minimal kalau sudah ada ya di publikasikan. Jangan sampai keberadaan pembanguan bandara kassa menjadi kebebasan bagi pemilik tambang bodong, apalagi dari luar daerah,” paparnya.

Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, saat dikonfirmasi menyampaikan terimakasih atas adanya saran. Selanjutnya keluhan tersebut bakal ditindaklanjuti.

“Kami akan cek dan akan ditindak lanjuti, terimakasih infonya,” kata Nanang singkat. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#bandara kassa #Pemkab Situbondo