RADARSITUBONDO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menargetkan bantuan perbaikan rumah maupun fasilitas umum bagi korban terdampak bencana banjir segera direalisasikan. Mengingat beberapa hari ke depan akan memasuki bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, percepatan penyaluran bantuan dinilai sangat diperlukan.
Pemkab memastikan tetap memproses seluruh tanggung jawab terhadap korban banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Terlebih, bulan puasa merupakan momen penting bagi masyarakat Muslim. Sehingga, diharapkan para korban sudah mendapatkan perhatian sebelum Ramadan tiba.
“Kata Pak Bupati secepatnya, apalagi menjelang bulan puasa dan lebaran,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Situbondo (BPBD), Timbul Surjanto, Selasa (16/2).
Menurutnya, keinginan pemerintah daerah agar bantuan bagi korban bencana banjir dapat tersalurkan paling tidak sebelum memasuki bulan Ramadan. Namun, karena waktu yang tersisa hanya beberapa hari, pihaknya tetap berupaya maksimal mengingat jumlah korban terdampak cukup banyak.
“Syukur-syukur sebelum bulan puasa. Tetapi puasa sudah tinggal beberapa hari dan sebentar lagi juga memasuki masa libur,” imbuhnya.
Selain bantuan untuk korban banjir, BPBD juga menangani dampak bencana susulan di sejumlah wilayah di Situbondo akibat cuaca ekstrem hidrometeorologi. Saat ini, pihaknya juga melakukan trauma healing bagi warga terdampak bencana.
Timbul menambahkan, selain menunggu bantuan Belanja Tidak Terduga (BTT), BPBD terus mengintensifkan pendataan agar tidak ada warga yang terlewat dari penerima bantuan. Koordinasi dengan para kepala desa juga terus dilakukan. “Kami terus berkomunikasi dengan kepala-kepala desa, karena bencana tidak hanya di satu wilayah saja, seperti di daerah yang terdampak longsor, agar semuanya bisa mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Dia berharap tidak hanya dana BTT yang segera cair, tetapi juga bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat dapat segera turun. Dengan begitu, para korban terdampak bencana dapat segera melakukan perbaikan rumah maupun fasilitas umum yang rusak. “Nanti akan kami sesuaikan bantuan perbaikan bagi korban terdampak, baik yang rusak ringan, rusak sedang, maupun rusak berat,” pungkasnya. (rif/pri)
Editor : Edy Supriyono