Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

MBG Jeda Sejenak: Distribusi Dihentikan Saat Imlek, Awal Ramadan, dan Lebaran

Bayu Shaputra • Selasa, 17 Februari 2026 | 20:30 WIB
Ompreng MBG berisi 4 sehat.
Ompreng MBG berisi 4 sehat.

RADARSITUBONDO.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi mengambil jeda sementara pada tiga momentum keagamaan besar awal tahun 2026.

Kebijakan ini ditegaskan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Bulan Ramadan, Idul Fitri 1447 Hijriah, dan Libur Tahun Baru Imlek 2026.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan penghentian layanan tersebut telah diatur secara resmi dan bersifat sementara. Ia merinci terdapat tiga periode jeda distribusi MBG.

 Baca Juga: Bukan Sekadar Takjil, Kolak Pisang Ternyata Media Dakwah Para Wali

Pertama, saat cuti bersama Tahun Baru Imlek pada 16–17 Februari 2026. Pada periode ini, tidak ada distribusi MBG sama sekali. Jeda kemudian berlanjut memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah pada 18–22 Februari 2026. Program kembali berjalan normal mulai 23 Februari 2026.

Periode jeda terpanjang berlangsung saat libur dan cuti bersama Idul Fitri, yakni 18–24 Maret 2026. Selama rentang tersebut, penyaluran MBG dihentikan bagi seluruh penerima manfaat, baik peserta didik maupun non-peserta didik.

Meski demikian, BGN menyiapkan skema antisipasi agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi. Pada Selasa, 17 Maret 2026, setiap penerima manfaat akan menerima satu paket kemasan sehat reguler serta tiga paket bundling untuk konsumsi pada 18, 19, dan 20 Maret.

BGN menegaskan, paket bundling tersebut memiliki batas maksimal konsumsi tiga hari. Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga diwajibkan memberikan edukasi terkait tata cara penyimpanan makanan agar tetap layak konsumsi.

 Baca Juga: Sering Nonton Video 18+ Saat Puasa? Ini Dampaknya Menurut Islam

Selama Ramadan, pola distribusi turut disesuaikan. Di wilayah dengan mayoritas penerima manfaat menjalankan ibadah puasa, menu siap santap diganti menjadi makanan kemasan sehat. Sementara itu, di daerah dengan mayoritas non-puasa, distribusi tetap berjalan normal menggunakan menu siap santap seperti biasa.

Namun, terdapat kelompok yang tidak terdampak jeda program. Ibu hamil, ibu menyusui, serta balita usia 6–59 bulan tetap mendapatkan layanan MBG secara penuh tanpa pengecualian selama periode tersebut.

“Penyesuaian ini bersifat sementara dan tidak mengubah petunjuk teknis secara permanen,” tegas Dadan. Ia memastikan, setelah seluruh periode libur berakhir, layanan MBG kembali berjalan sesuai ketentuan normal.

Editor : Ali Sodiqin
#MBG jeda sementara #imlek #ramadan