Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Petasan Diduga Masih Terkubur, Jihandak Brimob Jatim Diterjunkan ke Lokasi Ledakan di Banyuputih, Situbondo

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 18 Februari 2026 | 20:09 WIB
DIJAGA KETAT: Tim penjinak bom dari Kompi Brimob Tenggarang, Bondowoso, melakukan pengamanan di area ledakan petasan, di Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Rabu (18/2).
DIJAGA KETAT: Tim penjinak bom dari Kompi Brimob Tenggarang, Bondowoso, melakukan pengamanan di area ledakan petasan, di Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Rabu (18/2).

RADARSITUBONDO.ID - Sementara itu, Polres Situbondo meminta bantuan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Kepolisian Daerah Jawa Timur. Masih banyak batang petasan yang diduga terkubur reruntuhan rumah roboh milik Nenek Kulsum, 60, warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengatakan, anggota Tim INAFIS Polres Situbondo, langsung memasang policeline di area rumah milik nenek Kulsum. Itu untuk menseterilkan lokasi, mengingat banyak pecahan kaca yang berserakan. "Beberapa batang petasan di lokasi kejadian berdiameter 4 sentimeter dan panjang 15 sentimeter sudah diamankan," kata AKBP Bayu.

Disebutkan, untuk petasan yang diduga terkubur masih banyak. Namun anggota Polres tidak memiliki keahlian untuk mencari. Upaya yang dilakukan adalah mendatangkan tim penjinak bom dari Kompi Brimob Tenggarang, Bondowoso. "Dua kompi tim Brimob sudah di lokasi untuk ikut mensterilkan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara," tegas Bayu.

Tak hanya itu, Kapolres juga meminta bantuan tim Jihandak Jatim agar melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengevakuasi bahan peledak yang masih aktif. "Tim Jihandak Polda Jatim sudah dalam perjalanan, sementara anggota kami fokus pada para korban yang diduga kena petasan," papar Kapolres Bayu.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan bahan peledak ilegal yang salah satunya dibuat sebagai bahan petasan. Karena jika digunakan oleh orang yang tidak ahli, akan menyebabkan bencana.  "Kasus ini pelajaran, jangan sampai ada pembuatan petasan illegal. Kalau bukan ahlinya bisa membahayakan,"tutup Bayu. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#polres situbondo #petasan meledak #tim jihandak brimob #polda jatim