RADARSITUBONDO.ID - PT Pos Indonesia (Persero) kembali menghadirkan program mudik gratis dalam rangka menyambut Lebaran 1447 Hijriah.
Program ini menjadi bagian dari inisiatif nasional bertajuk “Mudik Aman, Berbagi Harapan” yang dikoordinasikan oleh Jasa Raharja bersama 96 BUMN dan anak perusahaannya.
Pendaftaran resmi dibuka mulai 12 Februari hingga 28 Februari 2026. Untuk mendukung kelancaran program, perusahaan pelat merah tersebut menyiapkan lima unit bus.
Pemberangkatan akan dilakukan dari tiga titik utama, yakni Jakarta, Kantor Pusat Pos Indonesia Cilaki Bandung, serta Pos Bloc Surabaya.
Keberangkatan dibagi dalam dua gelombang guna mengurai kepadatan arus mudik. Pada 17 Maret 2026, bus akan melayani rute Jakarta–Surabaya, Bandung–Surabaya, dan Bandung–Yogyakarta–Surabaya.
Baca Juga: Jadwal Maghrib Situbondo Hari Ini 21 Februari 2026
Sementara itu, pada 18 Maret 2026 disiapkan rute arus balik dari Surabaya menuju Jakarta dan Bandung. Perjalanan akan melintasi sejumlah kota transit seperti Solo, Semarang, Tegal, Yogyakarta, Nganjuk, Kebumen, Cilacap, dan Tasikmalaya.
Program ini diprioritaskan bagi pelanggan setia yang memiliki rekening Pospay dengan riwayat transaksi jasa keuangan sepanjang 2026.
Selain itu, pelanggan yang pernah menggunakan layanan pengiriman melalui aplikasi PosAja! maupun outlet Pos pada periode yang sama juga berkesempatan mengikuti program ini.
Calon peserta diwajibkan melengkapi identitas diri berupa KTP, KIA, atau Kartu Keluarga sebagai syarat administrasi.
Baca Juga: Persija Tekuk PSM 2-1, Macan Kemayoran Tempel Ketat Persib di Puncak
Pelaksana Tugas Direktur Utama PosIND, Haris, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman.
Selain sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan, program ini juga menjadi apresiasi bagi pelanggan setia Pos Indonesia.
Melihat antusiasme tahun sebelumnya yang mencapai 800 pendaftar untuk 300 kuota, masyarakat diimbau segera melakukan pendaftaran sebelum kuota terpenuhi.
Editor : Ali Sodiqin