Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tragedi Ledakan Petasan Maut di Mimbo, Banyuputih, Situbondo 1 Tewas dan 7 Luka! Warga Minta Polisi Perketat Patroli Jelang Idul Fitri

Moh Humaidi Hidayatullah • Minggu, 22 Februari 2026 - 20:19 WIB

STERIL: Sejumlah warga mengevakuasi perabotan di bawah reruntuhan rumah milik Nenek Kulsum, 60, warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Minggu (22/2).
STERIL: Sejumlah warga mengevakuasi perabotan di bawah reruntuhan rumah milik Nenek Kulsum, 60, warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Minggu (22/2).

RADARSITUBONDO.ID - Sejumlah warga di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, sudah terbiasa membakar petasan setiap perayaan Idul Fitri. Diduga kuat, petasan yang dibakar memang diracik sendiri.

Informasi yang dihimpun Koran ini, tradisi tahunan di Dusun Mimbo adalah pesta membakar petasan di sepanjang jalan. Tepatnya pada malam Idul Fitri dan setelah melaksanakan salat hari raya di masjid. Petasan yang disulut itu bukan hasil mmebeli, tapi hasil racikan sendiri.

“Kalau sudah Idul Fitri sampah petasan seperti menutup jalan, sangat banyak. Yang dibakar bukan hanya satu dua, tapi puluhan. Bahkan satu tas full berisi petasan yang diduga diracik sendiri,” ungkap salah satu warga yang enggan Namanya dikorankan, Minggu (22/2).

Dikatakan, banyaknya pemuda bebas bermain petasan karena kurangnya patrol rutin dari anggota Polsek Banyuputih. Itu membuat pemuda berani bermain petasan yang sangat beresiko bagi keamanan.

“Petasannya besar-besar, ada pula yang paling besar. Kalau yang paling besar dibakar suaranya sangat nyaring bisa bikin kaca bergetar. Pembuatan seperti itu kan bahaya, baik bagi yang bikin maupun bagi orang lain,” ucapnya melalui sambungan telepon.

Pria 54 tahun itu berharap, agar ledakan petasan yang mengakibatkan tujuh orang luka, bahkan salah satunya meninggal dunia bisa menjadi pelajaran tersendiri bagi warga. Sebab membuat petasan memang sangat berbahaya.

“Banyak warga yang berharap semoga ledakan petasan yang membahayakan banyak orang bisa menjadi pelajaran bagi warga, khususnya para remaja di Dusun Mimbo. Kami juga berharap polisi lakukan ptaroli pada saat malam takbir idul fitri,” tegas pria berinisial JP. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#polres situbondo #petasan meledak