Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Enam Hari Hilang Dihanyut Banjir, Jaelani Ditemukan Tewas Terkubur Lumpur di Pinggir Sungai Kali Basian

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 12 Maret 2026 | 20:47 WIB

PENEMUAN MAYAT: Anggota BPBD mengevakuasi jenazah Jaelani, 53, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, Kamis (12/3).
PENEMUAN MAYAT: Anggota BPBD mengevakuasi jenazah Jaelani, 53, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, Kamis (12/3).

RADARSITUBONDO.ID - Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo berhasil menemukan jenazah Jaelani, 53, warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Jatibanteng, Kamis (12/3). Pria yang dihanyut banjir enam hari lalu (7/3), itu ditemukan dalam keadaan terkubur lumpur di pinggir sungai Kali Basian, Dusun Blora Barat, Desa Bloro Kecamatan Besuki.

Koordinator BPBD Situbondo Puriyono menerangkan, tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian korban banjir dengan menyisir Kali Basian Besuki. Bahkan hingga ke tengah laut.  "Tim SAR gabungan dibagi dua. Ada yang menyisir ke tengah laut, ada yang di sungai," ucap Puriyono.

Kata dia, penemuan jenazah Jaelani setelah tim SAR mencium bau busuk dari pinggir sungai. Begitu disisir, ternyata jenazah sudah terkubur lumpur. Selanjutnya tim SAR melakukan penggalian tanah hingga mengevakuasi korban.

"Badan Jaelani tertimbun pasir, selanjutnya Tim SAR Gabungan melaksanakan proses evakuasi mayat dengan cara menggali pasir bercampur lumpur, " imbuh Puriyono.

Selanjutnya tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI Polri mengevakuasi jenazah ke kamar jenazah RSUD Besuki. Tanpa menunggu lama tim medis melakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Hasil pemeriksaan menerangkan bahwa jenazah tersebut adalah Jaelani yang hilang dihanyut banjir enam hari lalu," papar Puriyono.

Jenazah yang sudah membusuk dimandikan, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU), tak jauh dari rumah duka. "Jenazah sudah kami serahkan pada keluarga. Kami juga ikit ke rumah duka untuk mengiringi proses pemakaman," tutup Puriyono. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#penemuan mayat #banjir situbondo