Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

BPBD: Cuaca Ekstrem di Situbondo Diprediksi Berakhir Bulan Depan, Warga Tetap Diminta Waspada

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

SEGERA BERAKHIR: Cuaca ekstrem berupa hujan deras terjadi di wilayah Situbondo, di jalan sekitar Alun-Alun Kota Situbondo, belum lama ini.
SEGERA BERAKHIR: Cuaca ekstrem berupa hujan deras terjadi di wilayah Situbondo, di jalan sekitar Alun-Alun Kota Situbondo, belum lama ini.

RADARSITUBONDO.ID – Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Situbondo akan mulai berakhir bulan depan. Meski demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan dengan intensitas tinggi masih bisa terjadi sewaktu-waktu.

Prediksi tersebut berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo. “Kalau cuaca ekstrem memang mulai berkurang. Cuaca masih terlihat mendung, tetapi intensitas hujan mulai menurun,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Situbondo, Timbul Surjanto, Senin (16/3).

Disebutkan, dalam beberapa pekan terakhir, cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah wilayah di Situbondo terdampak banjir dan genangan. Kondisi tersebut membuat sebagian warga masih merasa khawatir apabila cuaca buruk kembali terjadi. Apalagi, di wilayah besar seperti Besuki sudah beberapa kali dilanda banjir yang menyebabkan sebagian masyarakat resah akibat kejadian tersebut.

Timbul mengatakan, berdasarkan prediksi BMKG, mulai bulan depan cuaca ekstrem seperti hujan lebat diperkirakan akan mulai berhenti karena akan memasuki musim kemarau. Oleh sebab itu, saat ini pihaknya juga mulai bersiap menghadapi potensi musim kemarau, termasuk kemungkinan terjadinya kekeringan. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena masih ada kemungkinan hujan badai terjadi di akhir masa peralihan menuju musim kemarau. “Prediksinya bulan depan karena akan memasuki awal musim kemarau,” tambahnya.

Timbul menuturkan, prediksi dari BMKG tidak selalu sepenuhnya tepat. Pasalnya, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, ada kejadian cuaca yang tidak masuk dalam prediksi namun tetap terjadi. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati karena kondisi cuaca saat ini masih sulit dipastikan apakah benar-benar akan segera berakhir atau tidak. “Untuk semua warga tetap waspada karena cuaca juga tidak bisa ditebak, apalagi sebentar lagi menjelang Lebaran. Masyarakat harus tetap berhati-hati,” ungkapnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#bpbd situbondo #cuaca ekstrem