Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Arus Balik Tahap Dua Capai Puncak, Skema One Way Nasional Disiapkan

Bayu Shaputra • 2026-03-28 15:35:06
One way dari Tol Cipali ke Kalikangkung saat momen puncak arus mudik Lebaran. (Dok. Jasa Marga)
One way dari Tol Cipali ke Kalikangkung saat momen puncak arus mudik Lebaran. (Dok. Jasa Marga)

 

RADARSITUBONDO.ID - Puncak arus balik tahap kedua diprediksi berlangsung hari ini, Sabtu (28/3), hingga Minggu (29/3). Mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas Polri menyiapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas, termasuk skema satu arah atau one way nasional di ruas Jalan Tol Trans Jawa.

Kepala Korlantas Polri Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa hingga dini hari, kondisi arus lalu lintas masih dalam kategori terkendali. Penerapan one way lokal tahap I dan tahap II tetap diberlakukan, mencakup ruas Kilometer 263 hingga Kilometer 70.

Menurutnya, kebijakan diskresi kepolisian tersebut efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan dari arah timur. “Jadi, itu cukup memberi solusi untuk mengatur arus yang dari timur. Dan alhamdulillah di Cipali juga terkendali semuanya, termasuk juga di rest area juga terkendali. Termasuk juga di Kilometer 70 hingga Kilometer 55,” ungkapnya kepada awak media.

Baca Juga: G7 Desak Iran Membuka Selat Hormuz, Kebebasan Navigasi Harus Segera Dipulihkan

Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik, Korlantas belum mencabut kebijakan one way lokal tahap I dan II. Sebaliknya, mereka justru bersiap untuk memperluas rekayasa lalu lintas dengan menerapkan one way lokal tahap III atau bahkan skema nasional jika diperlukan.

Agus menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kemungkinan peningkatan arus kendaraan dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Pemantauan juga dilakukan terhadap kondisi ruas tol strategis, termasuk jalur Japek II.

”One way tahap I dan tahap II belum kami cabut, masih kami lanjutkan untuk mempersiapkan barangkali dini hari ini, pagi ini ada bangkitan arus yang dari Jawa Tengah. Demikian juga yang dari Jawa Barat, tadi kami cek langsung fungsi tol Japek II,” jelasnya.

Penerapan one way nasional akan bergantung pada hasil evaluasi volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta dan sekitarnya. Jika terjadi peningkatan signifikan, maka skema tersebut berpotensi diterapkan mulai Kilometer 414.

Baca Juga: Pemerintah Terapkan PP Tunas, Akses Platform Digital Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi

“Kami akan melihat bangkitan arus. Mungkin dini hari ini, ketika nanti ada bangkitan arus nanti akan kami evaluasi apakah kami perpanjang. Kalau memang masih menampung yang dari Kalikangkung menuju ke arah Jakarta, mungkin nanti akan kami evaluasi,” kata dia.

Ia juga mengakui bahwa puncak arus balik tahap kedua diperkirakan terjadi hari ini. Hal itu mengingat hingga Jumat malam (27/3), volume kendaraan masih relatif landai. Dalam kondisi tersebut, Korlantas lebih mengutamakan penerapan aturan sesuai Surat Keputusan Bersama, termasuk penindakan terhadap kendaraan dengan sumbu tiga ke atas.

”Kami harus memprioritaskan rekan-rekan yang sedang berlibur dan kembali mudik agar di jalan aman, lancar,” imbuhnya.

Editor : Bayu Shaputra
#Korlantas #one way nasional #arus balik 2026 #Tol Trans Jawa