RADARSITUBONDO.ID - Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Minggu siang. Upacara tersebut menjadi bentuk penghormatan negara atas jasa serta pengabdian almarhum sepanjang hidupnya.
Jenazah tiba di lokasi pemakaman pada pukul 11.19 WIB. Sebelumnya, almarhum disemayamkan di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Jakarta sejak pagi hari sebelum diberangkatkan menuju TMP Kalibata.
Prosesi dimulai dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara. Momen tersebut menandai dimulainya upacara militer yang berlangsung dengan penuh penghormatan. Iringan tembakan salvo dan penghormatan militer turut mengantar kepergian almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.
Baca Juga: Manchester United Dapat Lampu Hijau Rekrut Sandro Tonali dari Newcastle
Upacara pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta sejumlah pejabat dan tokoh nasional. Tampak hadir di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie, serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono.
Almarhum mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (28/3) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah. Kepergian Juwono meninggalkan duka mendalam, terutama bagi kalangan pemerintahan dan akademisi yang mengenalnya sebagai sosok berintegritas.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Nyaris Posisi 2, Akhirnya Start Keempat di Moto3 Amerika 2026
Semasa hidup, Juwono dikenal sebagai tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup pada masa Presiden Soeharto pada 1998.
Setelah itu, ia dipercaya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di era Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie pada periode Mei 1998 hingga Oktober 1999.
Kariernya berlanjut sebagai Menteri Pertahanan di masa Presiden Abdurrahman Wahid dari Oktober 1999 hingga Agustus 2000.
Juwono kembali dipercaya menduduki jabatan yang sama pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Kabinet Indonesia Bersatu periode 21 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2009.
Selain itu, ia juga pernah mengemban tugas sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Britania Raya pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, yakni sejak 12 Juni 2003 hingga Oktober 2004.
Rangkaian upacara pemakaman ditutup dengan prosesi penurunan jenazah ke liang lahat yang diiringi doa bersama. Keluarga kemudian melakukan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Editor : Bayu Shaputra