Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi

Bayu Shaputra • Senin, 30 Maret 2026 | 20:00 WIB
Praka Farizal Rhomadhon, korban serangan Israel di Lebanon. (Instagram/farizalrmdn17)
Praka Farizal Rhomadhon, korban serangan Israel di Lebanon. (Instagram/farizalrmdn17)

 

RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan tertinggi kepada prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon.

Prajurit tersebut adalah Praka Farizal Rhomadhon yang bertugas sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS. 

Ia meninggal dunia akibat serangan Israel di wilayah Lebanon Selatan dalam penugasan bersama United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Baca Juga: Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan

Insiden tersebut tidak hanya menelan satu korban jiwa, tetapi juga menyebabkan tiga prajurit TNI lainnya mengalami luka. Peristiwa ini kembali menegaskan risiko tinggi yang dihadapi personel Indonesia dalam menjalankan misi internasional di wilayah konflik.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan penghormatan dan apresiasi mendalam atas pengabdian prajurit yang gugur. Pernyataan itu disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Jepang, pada Senin (30/3).

“Kita beri penghormatan setinggi-tingginya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada prajurit kita yang gugur,” kata Sugiono.

Menurut ia, prajurit TNI yang bertugas di bawah misi UNIFIL telah menunjukkan profesionalisme tinggi sekaligus membawa nama baik Indonesia di kancah internasional. Mereka tidak hanya menjalankan tugas militer, tetapi juga mengemban misi kemanusiaan yang berperan penting dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.

Baca Juga: Cara Cek Hasil SNBP 2026 Secara Online, Simak Jadwal dan Informasinya

“Memberikan yang terbaik bukan hanya untuk nama harum dan nama baik bangsa dan negara, tetapi juga menjalankan misi kemanusiaan yang sangat penting bagi perdamaian dan keberlangsungan hidup umat manusia,” tegasnya.

Pemerintah memastikan proses pemulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon akan dilakukan secepat mungkin. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beirut, guna menjamin kelancaran proses tersebut sekaligus memastikan kondisi prajurit lainnya tetap terpantau.

Sugiono menegaskan bahwa pemerintah telah memberikan instruksi khusus kepada KBRI Beirut untuk terus memonitor perkembangan situasi di lapangan, termasuk menyiapkan langkah-langkah pemulasaraan jenazah sebelum dipulangkan ke tanah air.

“Kami menugaskan kepada kedutaan besar kita yang ada di Beirut untuk terus memonitor perkembangan prajurit-prajurit kita kemudian menyiapkan langkah-langkah untuk pemulasaraan jenazahnya,” ujarnya.

Selain fokus pada penanganan korban, pemerintah Indonesia juga mendorong adanya investigasi menyeluruh atas insiden serangan tersebut. Upaya ini dilakukan melalui jalur diplomasi dengan harapan dapat mengungkap penyebab pasti kejadian sekaligus mencegah insiden serupa terulang.

Baca Juga: Arsenal Pusing Jelang Lanjutan Liga Inggris, Banyak Pemain Cedera usai Bela Timnas

Indonesia juga menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat konflik agar menahan diri dan mengedepankan langkah deeskalasi. Hal ini dinilai penting untuk meredam ketegangan yang berpotensi memicu kekerasan lanjutan di kawasan tersebut.

“Meminta investigasi penuh dari UNIFIL untuk bisa menemukan sumber dari kejadian ini dan sekali lagi meminta kepada semua pihak untuk melakukan deeskalasi,” pungkas Sugiono.

Editor : Bayu Shaputra
#unifil #Prajurit TNI gugur #Praka Farizal #Serangan Israel #lebanon