Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dana BTT Ludes Dihantam Banjir, Bupati Situbondo Minta Bantuan Pusat!

Ahmad Rifa'ie • Selasa, 31 Maret 2026 | 19:56 WIB
RUSAK AKIBAT BANJIR: Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, saat meninjau jembatan Sliwung, rusak akibat banjir dan rencananya akan dibangun jembatan bailey, Selasa (31/3). (Ahmad Rifa
RUSAK AKIBAT BANJIR: Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, saat meninjau jembatan Sliwung, rusak akibat banjir dan rencananya akan dibangun jembatan bailey, Selasa (31/3). (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

 RADARSITUBONDO.ID – Terjangan banjir di Sungai Desa Sliwung, Kecamatan Panji, mengakibatkan jembatan penghubung dua kecamatan mengalami kerusakan parah.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Situbondo berencana mengirim surat ke pemerintah pusat untuk meminta bantuan anggaran, mengingat dana Belanja Tidak Terduga (BTT) telah habis akibat penanganan bencana banjir.

Jembatan tersebut menghubungkan Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, dengan Desa Sliwung, Kecamatan Panji.

Derasnya arus air usai hujan lebat di wilayah hulu Sungai Sampean Baru, Bondowoso, menyebabkan jembatan hampir putus.

Kondisi itu diperparah dengan banyaknya rumpun bambu, lumpur, serta ranting kayu yang tersangkut di badan jembatan sehingga tidak mampu menahan derasnya arus.

“Kita buat telaah, nanti kita ajukan ke pusat, karena banjir terus dan dana BTT kita sudah habis,” kata Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, saat meninjau lokasi, Selasa (31/3).

Bupati yang akrab disapa Rio itu menambahkan, pihaknya akan segera mengirim surat ke pemerintah pusat untuk mengajukan pembangunan jembatan bailey sebagai solusi sementara agar akses warga tetap terhubung.

“Besok kita langsung bersurat karena kejadiannya baru terjadi sekarang,” tambahnya.

Sambil menunggu bantuan dari pusat, pemerintah daerah akan melakukan pembersihan serta perbaikan sementara di sekitar jembatan, khususnya di bagian sisi, agar masih dapat dilalui warga.

“Kita lakukan perbaikan rutin di sisi jembatan sambil mengajukan ke pusat untuk pembangunan jembatan bailey di sini,” jelasnya.

Dia juga mengajak masyarakat setempat untuk bergotong royong membersihkan tumpukan kayu dan sampah yang tersangkut di area jembatan, mengingat akses tersebut masih sangat dibutuhkan warga.

“Untuk sementara dilakukan kerja bakti bersama warga dan pemerintah desa, karena jembatan ini merupakan akses penting,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga, Fatima, berharap jembatan segera diperbaiki agar tetap bisa dilalui meski terjadi peningkatan debit air.

Pasalnya, jembatan tersebut merupakan akses utama bagi warga.

Jika tidak bisa dilewati, warga harus memutar melalui jalur utara dengan jarak yang lebih jauh. “saya berharap jembatan ini diperbaiki seperti jembatan lainnya, sehingga meski banjir tetap bisa dilewati,” ujarnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#Dana BTT #Pemkab Situbondo