Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bayi Nyaris Tertukar, RSHS Bandung Minta Maaf

Bayu Shaputra • Jumat, 10 April 2026 | 17:40 WIB
Ilustrasi bayi. (AI)
Ilustrasi bayi. (AI)

 

RADARSITUBONDO.ID - Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang dialami bayi milik Nina Soleha.

Peristiwa tersebut sempat menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial karena bayi itu diketahui sempat berada dalam gendongan orang yang tidak dikenal oleh keluarga.

Pihak manajemen rumah sakit menegaskan bahwa kejadian tersebut telah ditindaklanjuti dan diselesaikan melalui komunikasi langsung dengan keluarga pasien. Dalam keterangan resminya, manajemen mengakui adanya ketidaknyamanan selama proses pelayanan kesehatan yang diterima pasien.

"Segenap manajemen RSUP Dr. Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maat yang sedalam-dalamya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUP Dr. Hasan Sadikin," demikian pernyataan resmi yang disampaikan, Jumat (10/4).

Baca Juga: Friedrich Merz Kritik Keras Israel, Konflik Lebanon Dinilai Hambat Proses Damai

Manajemen juga memastikan bahwa langkah evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah kejadian serupa terulang. Upaya perbaikan ini disebut sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat.

Selain itu, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa tim internal telah bertemu langsung dengan Nina Soleha guna membahas insiden tersebut. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan penyelesaian secara kekeluargaan.

"Dapat kami sampaikan bahwa Tim dari RSUP Dr. Hasan Sadikin telah melakukan kunjungan dan berkomunikasi dengan Bu Nina Saleha atas keluhan sebagaimana dimaksud dan keluhan tersebut telah terselesaikan dengan kekeluargaan," lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga: Barcelona Ajukan Investigasi UEFA Usai Insiden Handball di Camp Nou

RSHS menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan. "RSHS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSHS," pungkas manajemen.

Sebelumnya, peristiwa ini mencuat setelah Nina Soleha membagikan pengalamannya melalui platform TikTok. Ia mengungkapkan bahwa bayinya sempat berada di tangan orang yang tidak dikenalnya saat berada di lingkungan rumah sakit.

Kejadian bermula ketika Nina, yang merupakan pasien rujukan, menjalani proses persalinan di Rumah Sakit Universitas Padjadjaran pada 1 April. Beberapa hari kemudian, tepatnya 5 April, bayinya dirujuk ke RSHS untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Pada hari kejadian, Nina sempat meninggalkan rumah sakit untuk mengambil perlengkapan bayi. Ia kemudian mendapat informasi bahwa sang bayi sudah diperbolehkan pulang. Sambil menunggu proses administrasi, Nina dan suaminya sempat keluar sejenak.

Namun, perasaan tidak tenang membuat Nina memutuskan kembali lebih cepat ke ruang perawatan. Saat tiba di ruang tunggu, ia mendapati bayinya sedang digendong oleh seseorang yang tidak dikenalnya.

Baca Juga: WFH ASN 2026 Setiap Jumat Berlaku Hari Ini, Pemerintah Tegaskan Bukan Hari Libur

Dalam kondisi panik, Nina langsung menghampiri dan mengambil bayinya. Ia mengaku mengenali sang buah hati dari pakaian dan selimut yang sebelumnya ia siapkan.

"Saya tanya 'kenapa gendong bayi saya?'. Terus ibu itu kayak kebingungan. Saya tahu itu bayi saya dari selimut dan pakaian yang saya siapkan," ujarnya.

Situasi tersebut sempat memicu perhatian di sekitar lokasi. Sejumlah perawat kemudian datang untuk merespons kejadian itu. Nina pun meminta penjelasan terkait bagaimana bayinya bisa berada di tangan orang lain.

Baca Juga: Iran Setujui Negosiasi dengan AS, Gencatan Senjata Disepakati Dua Pekan

Menurut pengakuannya, ia sempat mendapatkan jawaban dari petugas bahwa dirinya telah dipanggil sebelumnya. Namun, penjelasan tersebut dinilai belum menjawab pertanyaan utamanya.

"Katanya saya sudah dipanggil, tapi enggak datang-datang. Tapi saya tanya lagi, 'kok bisa digendong orang lain? Yah, gitu aja jawabannya," tuturnya.

Editor : Bayu Shaputra
#RSHS Bandung #Bayi nyaris tertukar