RADARSITUBONDO.ID - Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Moskow, Federasi Rusia, menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama energi antara kedua negara.
Dalam lawatan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi guna memastikan kepentingan strategis Indonesia, khususnya terkait stabilitas pasokan energi nasional, dapat terjaga.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan kelanjutan dari kemitraan yang telah terjalin sebelumnya. Fokus utama Indonesia dalam kerja sama ini adalah memperkuat ketahanan energi nasional untuk jangka panjang di tengah situasi global yang terus berubah.
“Kunjungan kerja ini merupakan lanjutan kemitraan antara kedua negara, dalam hal ini bagi Indonesia adalah untuk ketahanan energi nasional dalam jangka panjang,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin.
Baca Juga: Xiaomi Luncurkan Es Krim Varian Standard, Pro, dan Max, Langsung Ludes
Kehadiran Menteri ESDM dalam rombongan presiden dinilai mencerminkan posisi strategis sektor energi dalam menopang kepentingan nasional. Di tengah dinamika geopolitik global, sektor energi menjadi salah satu faktor krusial yang menentukan stabilitas ekonomi dan pembangunan.
Oleh karena itu, pertemuan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret yang lebih luas di masa mendatang.
Baca Juga: Negosiasi 20 Jam di Islamabad Buntu, Trump Kecam Sikap Iran
Setibanya di Moskow, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa salah satu agenda utama dalam pembahasan tersebut adalah kelanjutan kerja sama di bidang energi, terutama dalam menjamin ketersediaan pasokan minyak nasional.
“Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” kata Teddy.
Isu ini dinilai semakin relevan mengingat kondisi geopolitik global yang memengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan energi dunia. Perubahan lanskap energi global, termasuk fluktuasi harga dan distribusi energi, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak negara, termasuk Indonesia.
Selain membahas sektor energi, kedua kepala negara juga dijadwalkan bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik internasional. Dalam forum tersebut, Indonesia akan menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas dan perdamaian dunia, sekaligus memperkuat hubungan strategis dengan negara mitra.
Baca Juga: BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Kota Besar di Indonesia, Waspada Petir di Sejumlah Wilayah
Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu malam sekitar pukul 23.10 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Selain Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, turut mendampingi Menteri Luar Negeri Sugiono serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Perjalanan menuju Moskow ditempuh dalam waktu sekitar 12 jam penerbangan nonstop. Rombongan diperkirakan tiba pada Senin pagi waktu setempat dan langsung melanjutkan agenda kenegaraan, termasuk pertemuan empat mata antara Presiden Prabowo dan Presiden Vladimir Putin.
Editor : Bayu Shaputra