RADARSITUBONDO.ID – Kementerian Haji dan Umrah Situbondo memastikan bahwa keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Situbondo tetap sesuai jadwal. Pernyataan ini untuk menjawab keraguan sebagian masyarakat akibat situasi konflik di Timur Tengah yang masih terus memanas.
Beredarnya informasi terkait kondisi keamanan di Timur Tengah membuat sebagian masyarakat mempertanyakan kepastian keberangkatan jemaah haji, khususnya di Situbondo. Kekhawatiran muncul itu karena adanya konflik dan serangan rudal antarnegara di kawasan tersebut.
Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Situbondo, Rif’an Junaidi, menegaskan bahwa keberangkatan CJH tetap berjalan sesuai rencana. “Calon Jemaah Haji (CJH) akan berangkat ke Tanah Suci pada 14 Mei 2026 mendatang, dan itu masih sesuai dengan rencana,” ujarnya.
Rif’an menjelaskan, informasi terkait keberangkatan CJH memang sempat simpang siur. Namun demikian, Kementerian Haji tetap memastikan pelaksanaan haji tahun 2026 berjalan sesuai jadwal. “Kita tidak bisa memprediksi sampai kapan konflik itu berlangsung dan bagaimana ke depannya. Namun, saya rasa kementerian sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan. Potensi penundaan memang ada, tetapi kami optimistis semua berjalan sesuai rencana,” jelasnya.
Rif'an menambahkan, kondisi di Timur Tengah memang tidak dapat dipastikan sepenuhnya. Meski saat ini dinilai relatif aman, kemungkinan terjadinya eskalasi konflik tetap ada. Karena itu, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi. “Persoalan di lapangan tentu sudah dikaji pemerintah. Jika misalnya konflik meningkat sebelum keberangkatan, mungkin rute perjalanan akan dialihkan,” tambahnya.
Rif’an juga menyebutkan, sebanyak 990 Calon Jemaah Haji Situbondo dipastikan berangkat pada musim haji tahun 2026. Dari total kuota 1.011 jemaah, terdiri dari 877 jemaah reguler dan 134 jemaah cadangan. Terbagi dalam empat kloter, yakni kloter 87, 88, 89, dan 90. “Untuk CJH Situbondo yang pasti berangkat tahun ini sebanyak 990 orang. Datanya dinamis, bisa saja bertambah satu atau dua orang karena pergerakan data,” ujarnya.
Saat ini, tahapan persiapan keberangkatan telah mencapai sekitar 95 persen. Para calon jemaah diimbau untuk menjaga kesehatan dan kesiapan fisik agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan optimal. “Tahapannya sudah sekitar 95 persen. Tahun ini persiapannya lebih awal, tinggal proses penerimaan koper dan insyaallah selesai minggu ini,” pungkasnya. (rif/pri)
Editor : Edy Supriyono